Antisipasi Teroris, Polres Kupang Razia Kos-kosan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas memerikas kamar kost di kawasan planduk saat razia Kos-kosan   di Makassar. Razia yustisi gabungan Polisi, TNI dan Satpol PP di kos-kosan ini dengan tujuan antisipasi tindak asusila saat Ramadan, menjaring 16 pasangan mesum dan 12 warga tanpa tanda pengenal. Makassar, 28 Juni 2015. TEMPO/Iqbal Lubis

    Sejumlah petugas memerikas kamar kost di kawasan planduk saat razia Kos-kosan di Makassar. Razia yustisi gabungan Polisi, TNI dan Satpol PP di kos-kosan ini dengan tujuan antisipasi tindak asusila saat Ramadan, menjaring 16 pasangan mesum dan 12 warga tanpa tanda pengenal. Makassar, 28 Juni 2015. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Kupang - Aparat Kepolisian Resor Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur, merazia sejumlah kos-kosan dan kontrakan di Kota Kupang. Razia dilakukan menyusul terjadinya ledakan dan penembakan di Thamrin, Jakarta, Kamis, 14 Januari 2016.

    "Bisa saja teroris memalsukan identitas dan mengontrak sebuah rumah demi melancarkan aksi mereka yang sudah menjadi target operasi," kata Kapolres Kupang Kota Ajun Komisaris Besar Budi Hermawan kepada wartawan di Kupang, Selasa, 19 Januari 2016.

    Budi menuturkan razia ini digelar untuk menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh warga Kota Kupang dari bahaya terorisme. "Saat ini polisi lagi siaga satu. Karena ancaman bom yang terjadi di Sarinah, makanya kami razia seluruh kos-kosan dan rumah kontrakan," kata Budi.

    Selain kos-kosan dan rumah kontrakan, kata Budi, polisi menggelar razia terhadap seluruh hotel yang ada di Kota Kupang. "Hotel turut dirazia karena penerimaan tamu di hotel tidak begitu ketat," katanya.

    Razia ini, kata Budi, akan dilakukan anggota Polres Kupang Kota secara rutin dengan tujuan memberikan rasa nyaman terhadap seluruh warga Kota Kupang. "Operasinya rutin. Biar warga Kota Kupang bisa mendapatkan situasi yang aman dan kondusif," ujarnya.

    YOHANES SEO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.