Polres Mukomuko Tangkap Tangan Penjual Harimau Sumatera

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim dokter BKSDA Provinsi Bengkulu melakukan pengobatan terhadap harimau Sumatera bernama Giring yang mengalami luka lecet disekujur tubuh akibat berada di kandang terlalu kecil. TEMPO/Phesi Ester Julikawati

    Tim dokter BKSDA Provinsi Bengkulu melakukan pengobatan terhadap harimau Sumatera bernama Giring yang mengalami luka lecet disekujur tubuh akibat berada di kandang terlalu kecil. TEMPO/Phesi Ester Julikawati

    TEMPO.CO, Bengkulu - Kepolisian Resor (Polres) Mukomuko Provinsi Bengkulu berhasil membekuk pelaku perdagangan harimau Sumatera saat sedang transaksi di Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko pada dini hari Jumat 9 Januari 2016.

    Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Mukomuko Ajun Komisaris, Welman Feri, pelaku adalah pemburu dan penampung kulit harimau sumatera yang juga jaringan perdagangan ilegal di Bengkulu.

    "Pelaku dan barang bukti berupa kulit dan tulang harimau kita sita," kata Welman saat dihubungi melalui telepon, Sabtu, 9 Januari 2015.

    Ia mengatakan pada operasi tangkap tangan itu pihak kepolisian bekerjasama dengan Tim Patroli Harimau Sumatera Taman Nasional Kerinci.

    Kelompok pemburu dan penampung harimau ini, kata Welman, merupakan salah satu pelaku terbesar di Mukomuko. Wilayah perburuan dan perdagangan kelompok ini diperkirakan tersebar dari Bengkulu, Jambi, Sumatera Barat, hingga ke Riau.

    PHESI ESTER JULIKAWATI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.