Polda Sulawesi Selatan Pecat 7 Polisi tapi Tak Umumkan Penyebabnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anggota kepolisian. ANTARA/Noveradika

    Ilustrasi anggota kepolisian. ANTARA/Noveradika

    TEMPO.CO, Makassar - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat Inspektur Jenderal Pudji Hartanto Iskandar mengaku sudah memecat tujuh anak buahnya sepanjang 2015. Mereka diberhentikan secara tidak hormat karena terbukti melakukan pelanggaran berat. "Pelanggarannya beragam," kata Pudji di Markas Polda Sulawesi Selatan dan Barat, Jumat, 1 Januari 2016.

    Sayangnya, Pudji enggan merinci nama dan pangkat tujuh polisi yang dipecat itu, termasuk kesatuan tempat mereka bekerja. Dia juga tidak menyebutkan jenis pelanggarannya serta waktu dan tempat terjadi pelanggaran yang menyebabkan anak buahnya dipecat.

    Pudji hanya menegaskan, pemecatan tujuh polisi itu adalah bagian dari penegakan hukum di lingkungan internal kepolisian. Menurut dia, kepolisian senantiasa menjalankan mekanisme reward (penghargaan) dan punishment. Selain tujuh polisi yang dipecat, Polda menangani 647 pelanggaran disiplin dan 31 pelanggaran kode etik.

    Pudji menyatakan jumlah anak buahnya yang melanggar hanya segelintir. "Lebih banyak polisi yang berprestasi," ucapnya. Sepanjang 2015, dia memastikan ada 1.210 penghargaan buat anak buahnya.

    TRI YARI KURNIAWAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.