Diisukan Akan Diganti, Jonan: Nanti kalau PAN Jadi Presiden  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat memberi keterangan dalam rapat dengan Panitia Khusus (Pansus) Angket Pelindo II di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 2 Desember 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat memberi keterangan dalam rapat dengan Panitia Khusus (Pansus) Angket Pelindo II di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 2 Desember 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Sidoarjo - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyatakan tidak ingin ambil pusing terkait dengan isu yang menyebut posisinya akan digantikan Taufik Kurniawan, kader Partai Amanat Nasional (PAN), yang saat ini menjadi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat. "Itu (isu pencopotan) kan pernyataan dari PAN. Nanti kalau PAN jadi presiden mungkin (baru) saya akan diganti," ujar Jonan santai saat inspeksi mendadak di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Sabtu, 26 Desember 2015.

    Jonan mengatakan bahwa ia menyerahkan persoalan reshuffle Kabinet Kerja, termasuk posisinya, kepada keputusan Presiden Joko Widodo. "Kalau Presiden mau ganti saya, ganti saja. Enggak ada masalah. Kan dulu beliau sendiri yang nunjuk," kata Jonan.

    Kemarin, Ketua DPP PAN Aziz Subekti mengklaim telah mendapatkan informasi siapa saja menteri yang akan dicopot Jokowi. Menurut dia, Jokowi akan mencopot Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan akan digantikan Taufik Kurniawan.

    SIMAK: Reshuffle Kabinet, PAN: Jokowi Akan Copot Menteri Jonan

    Sementara itu kader PAN yang saat ini menjadi anggota Komisi Kependudukan dan Kesehatan DPR, Asman Asnur, akan menggantikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. Siti merupakan salah satu kader Partai NasDem.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.