Ini Dua Indikasi Keterlibatan Direktur BP Batam di ISIS  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi lambang ISIS/ISIL. Wikipedia.org

    Ilustrasi lambang ISIS/ISIL. Wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota tim ahli Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Wawan Hari Purwanto, mengatakan ada dua indikasi keterlibatan Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Badan Pengusahaan (BP) Batam Dwi Djoko Wiwoho dalam gerakan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). “Jadi, ada teman yang mengajak dan dari bukti perjalanan ke Timur Tengah,” katanya  saat dihubungi Tempo pada Sabtu, 7 November 2015.

    Wawan membenarkan bahwa 85 persen Dwi Djoko terlihat dalam gerakan ISIS. Namun ia masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan tim BNPT untuk menguatkan keterlibatan Dwi Djoko di ISIS. “Ada tim yang ke sana mencari keterangan pendukung berupa foto, sidik jari, dan dokumen perjalanan. Kalau tanpa itu, belum bisa dikatakan fix 100 persen terlibat,” ujarnya.

    Keterlibatan Dwi Djoko, kata Wawan, bukan lantaran motif ekonomi. Dimungkinkan ada faktor lain, seperti jihad, yang dinilai mendasari Dwi bergabung dengan kelompok ISIS.

    Meski demikian, Wawan belum berani menyebutkan motif utama Dwi bergabung. “Mungkin satu atau dua hari akan kami sampaikan.”

    Kelompok ISIS, menurut Wawan, biasanya akan mengumumkan anggota yang tergabung dalam perang di Timur Tengah. Nama yang diumumkan berupa nama samaran. Namun Wawan berupaya mencari informasi tersebut langsung dari laskar perang yang menjadi sumber pertama.

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.