Eksekusi Aset Terpidana Labora Sitorus Capai Rp 6 Miliar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Iptu Labora Sitorus anggota polisi Papua. TEMPO/Dasril Roszandi

    Iptu Labora Sitorus anggota polisi Papua. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Negeri Sorong, Provinsi Papua Barat, telah melakukan lelang satu kapal LCT milik terpidana kasus illegal logging dan pencucian uang Labora Sitorus.

    "Pelelangan aset kapal LCT milik Labora Sitorus itu dilakukan sebelum yang bersangkutan dieksekusi masuk ke Lapas Sorong pada Januari 2015," kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Sorong Danang Prasetyo Dwiharjo di Sorong, Jumat, 6 November 2015. 

    Danang mengatakan pelelangan kapal LCT milik Labora Sitorus dilakukan untuk umum dan sesuai ketentuan undang-undang dengan harga Rp 200 juta.

    "Total nilai aset mantan anggota Polres Raja Ampat Labora Sitorus yang sudah dieksekusi oleh kejaksaan mencapai Rp 6 miliar lebih," katanya.

    Menurut jaksa Danang, masih banyak aset Labora Sitorus yang akan disita sesuai putusan Mahkamah Agung berupa mobil, alat berat, kapal, kayu, dan bahan bakar minyak (BBM).

    "Eksekusi aset Labora Sitorus yang tersisa itu tidak sekaligus tetapi dilakukan secara bertahap satu per satu sampai tuntas," katanya.

    Labora Sitorus menggugat Kejaksaan terkait dengan surat penetapan eksekusi aset PT Rotua sebagai barang bukti tindak pidana illegal logging dan pencucian uang.

    "Namun gugatan itu tidak mempengaruhi proses eksekusi aset PT Rotua milik Labora Sitorus sebagai barang bukti tindak pidana illegal logging dan pencucian uang sesuai putusan Mahkamah Agung," kata Danang.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.