Sidang, Saksi: Angeline Urus 100 Ayam, 20 Kucing, 5 Anjing  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tidak jarang, Agus seorang saksi mendengar Angeline dimarahi oleh ibu asuhnya karena Angeline tidak mau menuruti perintah ibu asuhnya tersebut. facebook.com

    Tidak jarang, Agus seorang saksi mendengar Angeline dimarahi oleh ibu asuhnya karena Angeline tidak mau menuruti perintah ibu asuhnya tersebut. facebook.com

    TEMPO.CO, Denpasar - Sidang lanjutan kasus pembunuhan Angeline, 8 tahun, dengan terdakwa Agus Tay Hamba May menghadirkan saksi Rahmat Handono dan Susiani, pasangan suami-istri yang kos di rumah Margriet sejak 2012.

    Saat menyampaikan kesaksiannya, Susiani dan Handono mengaku setiap hari melihat Angeline bangun pagi-pagi. "Sebelum jam 6 pagi (06.00 Wita) Angeline sudah bangun. Kalau Ibu Margriet jam 8 (08.00 Wita). Keadaan Angeline, badannya kurus sekali," kata Susiani, didampingi Handono, di ruang sidang Cakra, Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa, 3 November 2015.

    Susiani menuturkan Angeline bangun subuh setiap hari untuk mengurus ternak ayam, juga anjing dan kucing milik ibu angkat Angeline, Margriet Christina Megawe. "Ayamnya ada 500-an ekor, kucing 20 ekor, anjing 5 ekor yang diurus Angeline," ujarnya.

    Setelah memberi makan ayam, sore hari Angeline juga harus membersihkan tempat makan dan minum ayam. Menurut Susiani, Angeline membersihkan tempat makan dan minum ayam hingga larut malam. "Sampai pukul 23.00 Wita, saya masih melihat Angeline membersihkan tempat makan dan minum ayam. Jumlahnya banyak," tutur Susiani dan Handono.

    Susiani menambahkan, dia juga sering mendengar Angeline menangis kesakitan saat berada di kamar bersama ibu angkatnya, Margriet. "Sering terdengar malam hari suara Angeline berteriak, ‘Sakit Mami’," ucap Susiani.

    Karena merasa tidak nyaman dengan jeritan tersebut, Susiani mengaku sempat menegur Margriet. "Pagi, Ibu Margriet keluar. Saya tanya, ‘Bu, ada apa?’. Lalu, Ibu Margriet jawab, ‘Saya itu didik Angeline biar pintar’," ujar Susiani menirukan percakapannya dengan Margriet.

    Selain itu, kata Susiani, dia sering melihat Angeline dimarahi oleh Margriet jika gadis kecil itu sedang santai atau bermain. "Angeline lagi santai bermain, Ibu Margriet keluar dan memarahi Angeline. ‘Kamu enak-enak saja di sini, ayo kerja lagi’," kata Susiani menirukan ucapan Margriet.

    Bahkan Susiani mengaku pernah melihat Angeline dilarang masuk kamar kalau tidak becus mengurus ayam-ayam peliharaan Margriet. "Kalau ada ayam hilang, dia tidak boleh masuk," tuturnya.

    BRAM SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?