Jokowi Minta Dana Desa untuk Pembangunan Infrastruktur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi meninjau pembangunan waduk serba guna (Bendungan Boyya) di Desa Bitao Riawa, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Rabu 5 November 2014. TEMPO/Fahmi Ali

    Presiden Jokowi meninjau pembangunan waduk serba guna (Bendungan Boyya) di Desa Bitao Riawa, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Rabu 5 November 2014. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Karawang - Presiden Joko Widodo siang tadi meninjau distribusi Dana Desa di Desa Pulo Kelapa, Kecamatan Lemah Abang, Kabupaten Karawang. Dalam kunjungannya Presiden berharap Dana Desa dapat menggerakkan ekonomi dan menyerap tenaga kerja.

    "Presiden ingin desa seluruh Indonesia dikembangkan. Pembangunan infrastrukturnya melalui Dana Desa karena Dana Desa terbukti bisa menyerap tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi pedesaan," kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar, Ahad, 27 September 2015.

    Marwan mengatakan Dana Desa juga dapat memperkuat dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi secara nasional. Ekonomi desa, kata Marwan, akan menumbuhkan ekonomi nasional dan pada akhirnya menyerap tenaga kerja dan menampung orang yang terkena PHK. "Dengan adanya pembangunan yang sifatnya padat karya itu bisa menggerakkan ekonomi pedesaan dan menyerap tenaga kerja," katanya.

    Saat berkunjung ke Desa Pulo Kelapa, Jokowi sempat meninjau sistem irigasi yang berada di desa tersebut. Jokowi sempat berbincang dengan sejumlah warga yang tengah membangun saluran irigasi sederhana dari batu kali dan semen. Jokowi didampingi oleh Marwan Jafar, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki, dan Kepala Desa Hajah Popon.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.