FEATURE: Senapan SS2, Bedil Pindad Menembus Pasar Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Senjata serbu buatan PT Pindad dipamerkan dalam pembukaan Jakarta International Defence Dialogue (JIDD) ke-4 di JCC Senayan, Jakarta (18/3). Forum kerja sama pertahanan yang dihadiri 50 delegasi dari negara-negara anggota ASEAN, China, India, Australia, Amerika Serikat dan negara-negara lain dari Eropa dan Afrika. TEMPO/Imam Sukamto

    Senjata serbu buatan PT Pindad dipamerkan dalam pembukaan Jakarta International Defence Dialogue (JIDD) ke-4 di JCC Senayan, Jakarta (18/3). Forum kerja sama pertahanan yang dihadiri 50 delegasi dari negara-negara anggota ASEAN, China, India, Australia, Amerika Serikat dan negara-negara lain dari Eropa dan Afrika. TEMPO/Imam Sukamto



    Delapan Generasi SS2

    SEJAK 2006, PT Pindad sudah memproduksi delapan jenis senapan serbu SS2. Semua punya kesamaan: menggunakan peluru berkaliber 5,56 milimeter. Keunggulan SS2 adalah minimnya entakan saat dipakai menembak. SS2 dapat memuntahkan peluru tunggal ataupun rentetan.

    SS2-V1
    Panjang: 98,5 cm (popor terbentang) dan 74,2 cm (popor ditekuk)
    Panjang laras: 46 cm
    Berat: 3,95 kg (tanpa peluru) dan 4,31 kg (peluru penuh)
    Isi magasin: 30 peluru
    Jangkauan tembak efektif: sekitar 400 meter
    Pengguna: TNI dan Polri

    SS2-V2
    Panjang: 92,8 cm (popor terbentang) dan 68,5 cm (popor ditekuk)
    Panjang laras: 40,3 cm
    Berat: 3,80 kg (tanpa peluru), 4,16 kg (peluru penuh)
    Isi magasin: 30 peluru
    Jangkauan tembak efektif: 300 meter
    Pengguna: TNI dan Polri

    SS2-V4
    Panjang: 102,5 cm (popor terbentang) dan 78,2 cm (popor ditekuk)
    Panjang laras: 50 cm
    Berat: 4,15 kg (tanpa peluru), 4,51 kg (peluru penuh)
    Isi magasin: 30 peluru
    Jangkauan tembak efektif: 600 meter
    Pengguna: Pasukan Kostrad
    Catatan: Senapan SS2-V4 merupakan senjata TNI AD memenangi lomba tembak internasional.

    SS2-V5
    Panjang: 75,5 cm (popor terbentang) dan 52,8 cm (popor ditekuk)
    Panjang laras: 25,5 cm
    Berat: 3,35 kg (tanpa peluru), 3,71 kg (peluru penuh)
    Isi magasin: 30 peluru
    Jangkauan tembak efektif: 200 meter
    Pengguna: Pasukan Kavaleri TNI AD

    SS2-V1 HB
    Panjang: 102,5 cm (popor terbentang) dan 78,2 cm (popor ditekuk)
    Panjang laras: 50 cm
    Berat: 4,40 kg (tanpa peluru), 4,76 kg (peluru penuh)
    Isi magasin: 30 peluru
    Jangkauan tembak efektif: 500 meter

    SS2-V2
    Panjang: 92,8 cm (popor terbentang) dan 68,5 cm (popor ditekuk)
    Panjang laras: 40,3 cm
    Berat: 4,20 kg (tanpa peluru), 4,56 kg (peluru penuh)
    Isi magasin: 30 peluru
    Jangkauan tembak efektif: 300 meter

    Artikel Menarik:
    Wah, Gaji  Jokowi Jadi Rp 200 Juta, Jebakan Batman Politikus Senayan?

    Mahasiswa-Mahasiswi Ngeganja di Puncak Digrebek, Ada Kondom

    SS2-V4 HB
    Panjang: 102,5 cm (popor terbentang) dan 78,2 cm (popor ditekuk)
    Panjang laras: 50 cm
    Berat: 4,75 kg (tanpa peluru), 5,11 kg (peluru penuh)
    Isi magasin: 30 peluru
    Jangkauan tembak efektif: 500 meter
    Dilengkapi teropong bidik yang mampu menambah akurasi tembakan.

    SS2-V5 A-1
    Panjang: 85 cm
    Panjang laras: 25,5 cm
    Berat: 3,35 kg (tanpa peluru), 3,71 kg (peluru penuh)
    Isi magasin: 30 peluru
    Jangkauan tembak efektif: 200 meter
    Dilengkapi teropong bidik yang mampu meningkatkan akurasi tembakan.

    Catatan: Artikel ini sebelumnya dimuat di Koran Tempo edisi 21 September 2015 dengan judul "Sayap Pindad ke Timur Tengah".

    Baca juga:
    Habis Disebut Tolol oleh Menteri, Gayus Dikepung 40 CCTV dan…
    Terbongkar Rahasia Mengapa Messi Sering Gagal Eksekusi Penalti


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.