Semua Guru di Indonesia Akan Ikut Ujian Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Uji kompetensi guru di Malang, Jawa Timur, (4/3). ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    Uji kompetensi guru di Malang, Jawa Timur, (4/3). ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    TEMPO.CO, Jakarta - Sumarna Surapranata, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan akan melakukan pengujian terhadap seluruh guru untuk mengetahui kemampuan mereka, pada akhir November 2015.  Hal ini disampaikan Pranata saat acara penjelasan tunjangan guru di kantor Kemendikbud, Senin, 7 September 2015.

    “Nanti pada akhir November kita akan menguji seluruh guru tanpa kecuali untuk dilakukan tes untuk mengetahui guru bisa apa, tidak bisa apa,” ujar Pranata.

    Tujuan dilakukan pengujian itu untuk memetakan sejauh mana kemampuan guru. Selanjutnya akan dilakukan pengembangan profesi berkelanjutan dalam bentuk diklat yang didasarkan pada tingkat kemampuan masing-masing guru. Teknis pelatihannya bisa dilakukan tidak hanya melalui pertemuan tatap muka, tetapi juga dengan media online.

    Untuk itu, kata Pranata, sebelum ujian, para guru akan diberikan pendidikan untuk meningkatkan kompetensinya. "Sekarang ini rata-rata kompetensi guru sebesar 4,7," kata Pranata. Pemerintah  menargetkan pada 2019 mendatang, rata-rata kompetensi guru naik menjadi 8,0.

    Pranata mengungkapkan kompetensi guru adalah tanggung jawab bersama. “Peningkatan kompetensi guru, bukan melulu tugasnya pemerintah. Tugas sekolah ada, yayasan ada, tugas pemerintah ada, dan kewajiban individu,” lanjut Pranata.

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.