Alasan Jokowi Pilih Willem Rampangilei sebagai Kepala BNPB

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Helikopter MI 17 dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjatuhkan bom air di atas lahan yang terbakar di Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, 24 Juli 2014. ANTARA/FB Anggoro

    Helikopter MI 17 dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjatuhkan bom air di atas lahan yang terbakar di Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, 24 Juli 2014. ANTARA/FB Anggoro

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo siang ini melantik Laksamana Muda Willem Rampangilei sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan Willem dipilih karena pengalamannya.

    “Pertimbangan kompetensi, pengalaman di bidang itu,” kata Pratikno, di kompleks Istana, Senin, 7 September 2015. Willem sebelumnya menjabat sebagai Deputi I di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

    Pratikno mengatakan Kepala BNPB sebelumnya, Syamsul Maarif diganti karena sudah terlalu lama menjabat. Ia menegaskan rotasi yang terjadi saat ini merupakan suatu hal yang wajar. “Biasa saja, penggantian sangat wajar karena Pak Syamsul sudah lama sekali menjabat sebagai Kepala BNPB,” katanya.

    Syamsul sudah memimpin BNPB sejak berdiri pada 2008. Sebelumnya, ia merupakan Kepala Pelaksana Harian Bakornas. Jabatan terakhirnya adalah Asisten Teritorial (Aster) Kepala Stan Umum (Kasum) TNI dengan pangkat mayor jenderal.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.