Pansel Tetapkan 8 Calon Pimpinan KPK: Tak Ada Tersangka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pansel Pimpinan KPK (kiri-kanan), Pansel Natalia Subagyo, Yenti Garnasih, Destry Damayanti, dan Supra Wimbarti memberikan keterangan pers di sela seleksi tahap ketiga calon Pimpinan KPK di Jakarta, 27 Juli 2015. Seleksi tahap III ini terdiri dari ujian psikotes, simulasi, diskusi kelompok, wawancara dan presentasi. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    Pansel Pimpinan KPK (kiri-kanan), Pansel Natalia Subagyo, Yenti Garnasih, Destry Damayanti, dan Supra Wimbarti memberikan keterangan pers di sela seleksi tahap ketiga calon Pimpinan KPK di Jakarta, 27 Juli 2015. Seleksi tahap III ini terdiri dari ujian psikotes, simulasi, diskusi kelompok, wawancara dan presentasi. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan tak ada tersangka dalam delapan orang yang akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo. Nama itu disepakati pada Jumat malam, 28 Agustus 2015.

    Juru bicara Panitia Seleksi, Betti Alisjahbana, mengakui memang sempat meminta rekomendasi kepada Badan Reserse Kriminal Polri saat jumlah calon masih 19 orang.

    "Kami mengirimkan surat ke Bareskrim untuk penelusuran yang lebih dalam, dan kami mendapat catatan tentang beberapa nama," kata Betti dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 29 Agustus 2015.

    Betti mengakui adanya penundaan penyerahan delapan nama kepada Jokowi. Jika berdasarkan jadwal awal, panitia seharusnya menyerahkannya pada 31 Agustus 2015. "Namun, pada tanggal itu, jadwal Presiden sudah penuh, jadi rencananya kami melaporkan pada 2 September."‎

    Penundaan itu, kata Betti, tidak akan mengganggu proses seleksi selanjutnya. Alasannya, Presiden masih memiliki waktu sekitar dua pekan untuk menimbang usulan dari Panitia Seleksi.

    Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso mengatakan dari 48 nama calon pimpinan KPK ada satu nama yang sudah menjadi tersangka.

    Penetapan tersangka itu merupakan hasil pengembangan. Soal kasusnya, Budi Waseso enggan menjelaskannya lebih jauh. Yang terpenting, kata Budi Waseso, pihaknya sudah merekomendasikan hal tersebut ke Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK. "Masih jalan terus ya, sekarang sudah diperiksa beberapa saksi tambahan," katanya.

    FAIZ NASHRILLAH‎


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.