Maria Felicia Gunawan Jago Mandarin, Inggris, dan Menari  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Maria Felicia Gunawan menjadi perbincangan hangat di jagat maya hari ini. Nama gadis berusia 16 tahun itu mendadak populer karena terpilih menjadi pembawa baki berisi bendera pusaka pada upacara Hari Ulang Tahun ke-70 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, 17 Agustus 2015. 

    Pendamping yang juga guru Maria, Donny Hutasoit,‎ menuturkan bahwa langkah Maria tak mudah. Sebelum akhirnya terpilih pada hari ini, Maria harus menyisihkan puluhan pasukan pengibar bendera pusaka lainnya. "Seleksinya mulai dari sekolah, kabupaten, provinsi, hingga ke nasional," kata Donny, saat dihubungi Tempo, Senin, 17 Agustus 2015.

    Namun, menurut dia, urusan baris-berbaris serta pengibaran bendera sudah tak asing bagi Maria. Sejak masuk di SMAK Gading Serpong Banten, siswa kelas XI tersebut memang memilih ekstrakurikuler Paskibra. 
    ‎‎
    Maria Felicia Gunawan dari SMAK Penabur Gading Serpong, Provinsi Banten, terpilih menjadi pembawa duplikat bendera pusaka dalam upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2015.

    Donny memuji kesiapan anak didiknya dalam membawa bendera pusaka. Apalagi penentuan pembawa baki utama baru diumumkan beberapa saat sebelum upacara. 

    Secara umum, menjadi pembawa pasukan pengibar bendera memang harus memenuhi beberapa syarat. Mulai dari postur tubuh, akademik, hingga wawasan kedaerahan. ‎Donny mengklaim bahwa syarat tersebut ada dalam diri Maria. ‎Tak cuma itu, dia menilai sosok Maria sebagai seorang yang ulet. Bahkan, dia kerap menjadi motivator saat saat kawannya terlihat keletihan saat latihan. ‎

    Selain unggul dalam bidang akademik, Maria juga dikenal jago berbahasa Mandarin serta Inggris. "Dia juga punya kelebihan lain, yaitu bisa menari," kata dia.‎

    Maria, kata Donny, bukan warga asli Jakarta. Gadis berwajah oriental ini merupakan warga asli Lampung. "Papinya dokter. Kedua orang tuanya juga masih tinggal di Lampung‎," kata dia. Sejak masuk SMAK Penabur, Maria memilih hijrah ke Jakarta dan diasuh oleh sang tante. 

    Maria merupakan siswa kedua asal SMAK Penabur Gading Serpong yang terpilih menjadi Paskibra. Dua tahun lalu, seniornya juga menjadi petugas pengibar. "Tapi kalau pembawa baki bendera baru tahun ini," kata dia. ‎



    FAIZ NASHRILLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.