Calon Bupati Beres, KPU Pacitan Resmi Tutup Pendaftaran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Indartato. TEMPO/ISHOMUDDIN

    Indartato. TEMPO/ISHOMUDDIN

    TEMPO.COPacitan – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, resmi menutup masa perpanjangan pendaftaran calon bupati-wakil bupati tahap kedua dengan dua pasangan, Selasa, 11 Agustus 2015. 

    Pasangan itu adalah Indartato-Yudi Sumbogo yang diusung Partai Demokrat serta Bambang Susanto-Sri Retno Dewanthi yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Hati Nurani Rakyat. "Mulai besok kami baru melakukan penelitian dan verifikasi dokumen dari dua pasangan calon,” kata Ketua KPU Pacitan Damhudi. 

    Menurut dia, penelitian dan verifikasi berkas dijadwalkan selama enam hari terhitung sejak Rabu besok hingga Senin, 17 Agustus 2015. Dalam tahap penelitian tersebut, dua pasangan calon juga mengikuti tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr Soetomo, Surabaya, yang dijadwalkan mulai besok sampai Jumat pekan ini.

    Setelah penelitian berkas rampung, KPU masih memberikan kesempatan kepada dua pasangan calon untuk memperbaiki dokumen. Tahapan ini dijadwalkan pada Rabu hingga Jumat pekan depan. "Adapun untuk penetapan calon pada tanggal 30 Agustus,” ucap Damhudi.

    Indartato-Yudi Sumbogo mendaftar ke KPU pada hari kedua pendaftaran, Senin, 27 Juli 2015. Adapun Bambang Susanto-Sri Retno Dewanthi mengajukan berkas pada hari kedua masa perpanjangan pendaftaran tahap kedua, Senin, 10 Agustus 2015.

    Bambang optimistis dia dan Sri Retno mampu mengalahkan pasangan inkumben. Modalnya ialah ia putra Pacitan dan PDIP memiliki massa yang cukup kuat di kota tersebut. Bambang mengaku telah memahami karakteristik Pacitan dan masyarakatnya, meski selama ini tinggal di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. 

    "Hampir setiap minggu saya pulang ke Pacitan. Maka, sekali maju harus menang,” ujar pensiunan pengawas sekolah menengah pertama di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukoharjo ini.

    Demikian halnya dengan Sri Retno. Pengusaha bidang properti kelahiran Pacitan yang sejak sembilan tahun lalu tinggal di Yogyakarta ini merasa terpanggil menjadi calon wakil bupati untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Untuk menang, kami punya tim sukses dan tidak bekerja sendiri. Konsepnya akan digodok oleh tim,” tuturnya.

    NOFIKA DIAN NUGROHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.