Penerbangan Penuh, Musyawarah Daerah Golkar Agung Batal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono memimpin Rapat Pimpinan Nasional II Partai Golkar di Kantor DPP Golkar, Jakarta, 19 Mei 2015. ANTARA/Yudhi Mahatma

    Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono memimpin Rapat Pimpinan Nasional II Partai Golkar di Kantor DPP Golkar, Jakarta, 19 Mei 2015. ANTARA/Yudhi Mahatma

    TEMPO.COPadang - Musyawarah Daerah Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sumatera Barat versi Munas Ancol ditunda. Awalnya Musda Golkar ini direncanakan berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2015.

    "Setelah koordinasi dengan Sekjen, Musda kita tunda," ujar Sekretaris DPD Partai Golkar Sumatera Barat kubu Agung Laksono, Alirman Sori, Jumat, 24 Juli 2015.

    Sebab, kata Alirman, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Zainuddin Amali dan pengurus pusat lainnya batal hadir karena penerbangan ke Padang penuh.

    "Dari kemarin kita cari tiket enggak dapat-dapat," ujarnya. Menurut dia, kepastian jadwal penyelenggaraan Musda akan dibahas besok.

    Pengurus Golkar kubu Agung mengklaim Musda akan diikuti pengurus cabang di 19 kabupaten/kota.

    Alirman membantah jika pembatalan Musda Golkar kubu Agung disebut disebabkan oleh ancaman dari kubu Aburizal Bakrie.. "Bukan karena itu. Tiketnya yang enggak ada," ujarnya.

    Sebelumnya, Ketua DPD II Partai Golkar Kota Padang kubu Aburizal Bakrie, Wahyu Iramana Putra, menggelar konferensi pers di Padang. Ia menyatakan menolak Musda Golkar yang akan digelar kepengurusan Agung.

    "Bila terjadi (Musda), akan ada persoalan yang mungkin bersifat tidak baik, bisa timbul kekerasan. Sebab, pelaksanaan itu tak sesuai dengan AD/ART, aturan hukum, petunjuk pelaksanaan partai, dan peraturan partai," ujar Wahyu beberapa waktu yang lalu.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.