Presiden Jokowi Akan ke Singapura, Bahas Kebakaran Hutan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kebakaran hutan di kebun kepala sawit di Dumai, Riau, Sumatera. (Photo by Oscar Siagian/Getty Images)

    Kebakaran hutan di kebun kepala sawit di Dumai, Riau, Sumatera. (Photo by Oscar Siagian/Getty Images)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya mengatakan Presiden Joko Widodo akan bertolak ke Singapura untuk bertemu dengan pemimpin negara-negara ASEAN dan membahas solusi mengurangi kebakaran hutan pada 27 Juli 2015.

    "Pertemuan secara teknis membahas kebakaran hutan antarnegara ASEAN. Membahas kondisi dari masing-masing negara, bagaimana kerja sama, bagaimana mengukur tingkat berbahayanya," kata Siti di Istana Negara, Jumat, 24 Juli 2015.

    Siti mengatakan Presiden ingin meminimalkan kebakaran hutan. Saat ini titik api di beberapa wilayah bertambah akibat musim kemarau yang berkepanjangan.

    "Tadi saya melapor ke Presiden tentang kondisi kebakaran lahan yang kami pantau dari aspek indikator hot spot," kata Siti. "Pada 22 Juli ada sekitar 70 hot spot, kemarin sudah ada 153, dan hari ini 158."

    Siti melanjutkan, setiap hari titik api bertambah di setiap daerah. Selain cuaca, kelalaian manusia menjadi faktor dominan yang menyebabkan kebakaran hutan. "Ada hot spot di provinsi yang baru muncul, seperti di Bengkulu, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur, yang sebelumnya tidak ada di catatan saya," tuturnya.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.