Seto Mulyadi: Hari Anak Baiknya Dirayakan Meriah Tingkat RW

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seto Mulyadi. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Seto Mulyadi. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Seto Mulyadi, Ketua Dewan Pembina Komisi Nasional Perlindungan Anak mengaku sedih, perayaan Hari Anak Nasional, tidak dirayakan gembira. Padahal kegembiraan itu menjadi penting bagi anak-anak Indonesia, mengingat tekanan kekerasan yang muncul saat ini. Perayaan hari anak pun, baiknya digelar di tingkat RT dan RW.

    "Kami dari Komnas PA mengharapkan peringatan Hari Anak Nasional dilaksanakan sampai tingkat RT dan RW." kata Seto di kediamannya, Jakarta Kamis 23 Juli 2015. " Perayaan di tingkat RT RW membuat anak-anak akan merasa semakin dicintai oleh orang tua mereka," kata Seto lagi.

    Seto Mulyadi mengharapkan pemerintah dan masyarakat memberikan perhatian lebih. Menyuguhkan satu hari penuh, dimana anak-anak dapat merasakan kebahagiaan bersama di seluruh Indonesia."Tentunya HAN akan berjalan mulai 23 Juli ini sebagai puncaknya dan dapat terus diselenggarakan sampai sebulan kedepan," katanya.

    Baca:
    HARI ANAK: Penculikan Anak Kian Marak di Jabodetabek 
    Kak Seto: Hanya 3.500 Kasus Kekerasan pada Anak Dilaporkan
    Hari Anak Nasional, Ahok: Jangan Lagi Ada yang Tak Sekolah

    Kendati bisa dilaksanakan secara fleksibel mulai dari tanggal 23 Juli ini, Seto mengharapkan perayaan Hari Anak Nasional bisa dilaksanakan tepat waktu secara serentak di seluruh Indonesia. "Kami berharap bisa dirayakan tepat waktu, serentak dan secara meriah di seluruh Indonesia sampai di tingkatan RT dan RW tidak seperti tahun ini yang sendiri-sendiri," katanya.

    Karena itu, Seto Mulyadi meminta khusus agar Presiden Joko Widodo menginstruksikan setiap pejabat RT dan RW memeriahkan perayaan Hari Anak Nasional. "Kemeriahan itu maksudnya supaya anak-anak merasa diperhatikan dan spesial serta ada satu hari dimana anak-anak dapat merasakan kebahagiaan bersama di seluruh tempat di Indonesia," ujarnya.

    Acara peringatan Hari Anak Nasional di kediaman Kak Seto sendiri, diselenggarakan secara sederhana dengan melibatkan para pengurus Komnas PA dan Satgas Perlindungan Anak di tingkat RT dan RW.

    Acara tersebut diisi dengan aneka lomba anak-anak, dongeng, sulap dan lainnya pada hari Kamis ini 23 Juli 2015 mulai pukul 16.30 di kediamannya dengan alamat Komplek Cirendeu Permai Jalan Cirendeu Permai Nomor 13 Jakarta Selatan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.