H+2 Lebaran, Arus Balik Mulai Penuhi Ruas Tol Cipali

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Spanduk pesan keselamatan terpasang di jalur tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Jawa Barat, 10 Juli 2015. Puncak arus mudik jalur tol Cipali diperkirakan pada dua hari menjelang hari raya Idul Fitri. TEMPO/Subekti.

    Spanduk pesan keselamatan terpasang di jalur tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Jawa Barat, 10 Juli 2015. Puncak arus mudik jalur tol Cipali diperkirakan pada dua hari menjelang hari raya Idul Fitri. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Purwakarta - Dua hari setelah Lebaran, loket antrean di gerbang utama Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat; dan ruas tol Cikopo-Palimanan mulai dipenuhi kendaraan yang akan kembali ke Jakarta dan sekitarnya. 

    Berdasarkan pantauan Tempo, Minggu pagi, 19 Juli 2015, arus balik yang datang dari arah Cirebon menuju Jakarta masih didominasi kendaraan pribadi. Bus-bus yang membawa penumpang kembali dari kampung halaman, masih belum terlihat.

    PT Lintas Marga Sedaya (LMS), pengelola jalan tol Cipali, baru membuka lima pintu loket pembayaran dan pengambilan karcis. Tetapi di bagian depan pintu gerbang utama, tampak sudah disiapkan tiga tandem atau loket tambahan untuk menyambut puncak arus balik.

    Salah seorang pemudik yang sudah bergegas pulang ke Jakarta, Sutarto, mengaku memilih pulang lebih awal karena dia sudah mengambil jatah libur panjang sebelum Lebaran. "Kalau pulang pada H+4 pasti macet, sebab semua akan balik bersamaan," kata warga asal Brebes, Jawa Tengah, ini.

    Sutarto yang berprofesi sebagai pedagang itu juga akan memanfaatkan waktu buka usahanya menyambut rombongan arus balik. "Biar bisa dapat ganti uang jajan yang sudah dihabiskan saat Lebaran di kampung halaman," ujarnya.

    Kepala Kepolisian Resor Subang Ajun Komisaris Besar Agus Nurpatria memprediksi puncak arus balik akan terjadi sepanjang Selasa, 21 Juli 2015. "Sebab, masa libur bersama sudah habis dan khususnya PNS, harus sudah masuk kerja keesokan harinya," kata Agus.

    Saat ini, arus mudik sudah mulai tampak baik jalur utama Pantura, tol Cipali, dan jalur tengah dan selatan. Namun di semua jalur tersebut, saat ini masih dikuasai oleh arus kendaraan pariwisata. "Terutama di jalur tengah menuju jalur selatan yang dikenal sebagai daerah wisata dengan ikon Ciater dan Tangkuban Parahu," ujar Agus.

    NANANG SUTISNA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.