Tim Pansel: 194 Orang Lolos Seleksi Awal Calon Pimpinan KPK  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelaksana tugas Ketua KPK Tafiequrachman Ruki (kiri), Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK Destry Damayanti (tengah) dan Betty Alisjahbana menemui awak media usai melakukan pertemuan di Gedung KPK, Jakarta, 9 Juni 2015. Kedatangan tim Pansel calon pimpinan KPK untuk berdiskusi sekaligus meminta bantuan kepada lima pimpinan KPK terkait pelaksanaan tahapan seleksi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Pelaksana tugas Ketua KPK Tafiequrachman Ruki (kiri), Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK Destry Damayanti (tengah) dan Betty Alisjahbana menemui awak media usai melakukan pertemuan di Gedung KPK, Jakarta, 9 Juni 2015. Kedatangan tim Pansel calon pimpinan KPK untuk berdiskusi sekaligus meminta bantuan kepada lima pimpinan KPK terkait pelaksanaan tahapan seleksi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 194 peserta calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dinyatakan lolos seleksi tahap satu. ‎Jumlah tersebut hanyalah 32 persen atau sekitar sepertiga dari keseluruhan pendaftar yang mencapai 611 orang.

    Ketua Panitia Seleksi KPK Destry Damayanti mengatakan peserta yang lolos didominasi oleh konsultan hukum dan advokat. "Jumlahnya 46 orang. Terbanyak kedua pegawai swasta dan BUMN sebanyak 31 orang," kata Destry di Kementerian Sekertariat Negara, Sabtu, 4 Juli 2015.

    Dari kalangan penegak hukum, yaitu kepolisian dan jaksa, tercatat ada 23 orang. Sedangkan sepuluh orang berprofesi sebagai auditor. "Dari KPK empat orang yang lolos, sisanya 28 orang adalah dosen," kata dia.

    Berita Kasus Angeline

    Hotman Paris: Keluarga Miskin yang Dilawan Hotma Sitompoel
    Tragedi Angeline: Margriet Acungkan Parang ke Penghuni Kos

    Menurut Destry, ‎tingkat pendidikan para calon juga tergolong tinggi. Mayoritas peserta yang lolos merupakan lulusan strata II. Justru jenjang pendidikan minimal yang disyaratkan, yaitu strata I, hanya 25 persen. Jika dilihat dari jenis kelamin, sebanyak 23 orang adalah wanita, sedangkan sisanya merupakan laki-laki.

    Persebaran daerah asal peserta yang lolos, kata Destry, juga cukup merata. Hampir semua provinsi memiliki wakil. Uniknya, satu orang peserta yang lolos bahkan berasal dari Washington. "Dia bekerja di private sector dan aktif pada gerakan anti-korupsi di Amerika Serikat," ujar Destry. ‎

    Seluruh peserta yang lolos masuk ke tahapan kedua. Mereka akan menghadapi tes terkait kompetensi diri. Calon yang lolos diminta membuat makalah atau tulisan tentang deskripsi diri. Mereka akan mempresentasikannya pada 8 Juli 2015.

    Selain akan di-review langsung oleh panitia, penilaian makalah peserta juga akan melibatkan pembaca independen. Selain itu, mulai 4 Juli hingga 3 Agustus 2015, masyarakat akan diminta memberikan masukan mengenai rekam jejak para calon.

    Publik bisa berpartisipasi dengan mmemberikan tanggapan lewat situs resmi panitia, yaitu capimkpk.setneg.go.id‎. Peserta yang lolos seleksi tahap dua akan diumumkan pada 15 Juli 2015 mendatang.

    Tahapan selanjutnya adalah tes assesment yang akan dilaksanakan pada 27-28 Juli 2015. "Tanggal 12 Agustus kami sudah dapat yang lolos tahap tiga. Selanjutnya akan ada tes wawancara sebelum diserahkan pada Presiden pada 31 Agustus mendatang."

    FAIZ NASHRILLAH‎

    Berita Menarik
    Inilah Kisah Bocah yang Diduga Dianiaya, Digergaji Ibunya
    Mulai Agustus, WNI ke Luar Negeri Wajib Daftar Online
    Bangga Siksa Kucing, Karyawan Bank di Sidoarjo Dibuatkan Petisi  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.