ANGELINE DIBUNUH: Uji Darah, Dua Putri Margriet Terlibat?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kedua anak kandung Margriet, Yvonne Caroline Megawe (kanan) dan Christina Telly Megawe usai menemui ibunya yang sedang diperiksa di Markas Polda Bali, Denpasar, Bali, 17 Juni 2015. Yvonne dan Christina akan diperiksa pada esok hari sebagai saksi atas dugaan kasus penelataran anak, yaitu Angeline, oleh ibu kandungnya, Margriet. TEMPO/Johannes P. Christo

    Kedua anak kandung Margriet, Yvonne Caroline Megawe (kanan) dan Christina Telly Megawe usai menemui ibunya yang sedang diperiksa di Markas Polda Bali, Denpasar, Bali, 17 Juni 2015. Yvonne dan Christina akan diperiksa pada esok hari sebagai saksi atas dugaan kasus penelataran anak, yaitu Angeline, oleh ibu kandungnya, Margriet. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO , Denpasar:Dua anak kandung Margriet Christina Megawe, Yvone Caroline Megawe, 37 tahun, dan Christina Telly Megawe, 27 tahun, menjalani tes darah di Rumah Sakit Bhayangkara Kepolisan Daerah Bali, Denpasar, Kamis, 25 Juni 2015.

    Proses pemeriksaan ini dilakukan terkait temuan bercak darah di sejumlah tempat di rumah Margriet terkait kematian Angeline oleh tim Indonesia Automatic Fingerprints Identification System (INAFIS) Mabes Polri beberapa waktu yang lalu.

    Didampingi dua pengacaranya, Jefry Kam dan Aldres J. Napitupulu, kakak-adik namun beda ayah itu menjalani tes darah selama satu jam. Menurut Jefry, kedatangan klien itu terkait kepentingan penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

    "Yvone dan Christina diambil sampel darahnya. Sekalian dengan pengambilan sampel sidik jari Christina," ujar Jeffry. Sedangkan untuk sidik jari Yvone, kata dia, sudah diambil sampelnya beberapa hari yang lalu.

    Baca juga:

    Margriet Suruh Agus Sundut Rokok, Pastikan Angeline Tewas

    TRAGEDI ANGELINE: Ketemu Ibunda, Begini Pengakuan Agus

    Dalam pengambilan sampel kali ini, pihak Kepolisian mengambil sampel darah sebanyak 3 cc untuk masing-masing orang. "Sejauh ini kami kooperatif untuk memenuhi proses penyidikan," ucap Jeffry.

    Baca juga: Duh, Agus Mengaku Diminta Margriet Gauli Mayat Angeline  

    Juru bicara Polda Bali, Komisaris Besar Heri Wianto membenarkan pihaknya mengambil sampel darah milik kedua anak Magriet. Heri mengatakn, semua pihak yang berkepentingan atas kematian Angeline dipastikan akan diambil tes darah dan sidik jarinya.

    Apalagi di tempat kejadian perkara dalam kasus pembunuhan Angeline banyak ditemukan bercak darah di sejumlah tempat. "Pengambilan darah ini untuk mencocokkan dengan sampel darah yang kami temukan," ujar dia.

    Sejauh ini Kepolisian baru menetapkan Agustinus Tai Hamdani sebagai tersangka kasus pembunuhan Angeline. Temuan sejumlah barang bukti seperti bercak darah, sidik jari, cairan tubuh manusia, dan jejak kaki belum diketahui hasilnya. Dari keterangan Hery, proses identifikasi forensik akan membutuhkan waktu yang cukup lama.

    Selanjutnya:  Putri Margriet dan Dukun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.