ANGELINE DIBUNUH: Margriet Buka Suara Soal Tudingan Agus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 10 Juni 2015, sejumlah aparat kepolisian menemukan jasad Angeline (8) yang telah dikubur oleh ibu asuhnya, di dekat kandang ayam dirumahnya di Denpasar, Bali. Jenazah Angeline ditemukan sejumlah luka pada bagian kepala dan wajah yang mengakibatkan pendarahan otak. facebook.com

    10 Juni 2015, sejumlah aparat kepolisian menemukan jasad Angeline (8) yang telah dikubur oleh ibu asuhnya, di dekat kandang ayam dirumahnya di Denpasar, Bali. Jenazah Angeline ditemukan sejumlah luka pada bagian kepala dan wajah yang mengakibatkan pendarahan otak. facebook.com

    TEMPO.COJakarta – Kuasa hukum Margriet Christina Megawe—tersangka penelantaran anak, Hotma Sitompul, membantah tudingan Agustinus Tai soal penyebab kematian Angeline. Hotma berujar keterangan Agus tak sesuai fakta.

    "Saya tak paham mengapa keterangan Agustinus dipertimbangkan meski tidak ada dukungan bukti," kata Hotma saat dihubungi, Selasa, 23 Juni 2015.

    Pemeriksaan terbaru mengungkapkan Margriet sudah menyiapkan lubang untuk mengubur Angeline. Keterangan itu diungkapkan saksi bernama Rahmat Handono yang pernah tinggal di rumah kontrakan milik Margriet. Menurut Rahmat, lubang yang berada di dekat kandang ayam itu sudah ada sejak tiga pekan sebelum Agustinus ditetapkan sebagai tersangka.

    Baca juga:
    Warga Bali Waswas: Dibunuh di Rumah, Ini Nasib Roh Angeline
    ANGELINE DIBUNUH: Kisah Polisi Terkecoh Dukun Selandia Baru

    Hotma menjelaskan lubang yang ada di sebelah kandang ayam itu merupakan hasil kesalahpahaman Agustinus alias Agus. Margriet memerintahkan Agus mengumpulkan pasir dan tanah kering untuk menutup kotoran ayam yang bertebaran. Tujuannya, mengurangi bau kotoran agar tak menguar. Namun Agus justru menggali lubang baru.

    Margriet, menurut Hotma, gusar saat mengetahui Agus menggali lubang. Hotma mengatakan persiapan penggalian lubang merupakan kesimpulan Handono. "Handono tak mengetahui latar belakang ceritanya," ujar Hotma.

    Selain itu, Hotma membantah tudingan Agustinus yang menyebut ibu angkat Angeline itu memerintahkannya mengubur kaus dan celana, yang sedang dipakai Agus, bersama jenazah Angeline. "Itu keterangan absurd," tuturnya.

    Berita Menarik:
    Foto Planet Mars: Tampak Piramida & Wajah, Ada Kehidupan?
    Main Ponsel Sambil Jalan Itu Bahaya, Si Cantik Ini Kena Sial

    Menurut Hotma, Agus meminjam pensil kepada Angeline untuk membuat surat yang ditujukan kepada keluarganya di Sumba. Sekitar 30 menit kemudian, Angeline mendatangi Agus untuk meminta pensil tersebut. Agus mengembalikannya. Saat akan ke luar kamar, Angeline berkata kepada Agus, “Kata ibu, (Margriet) kerja kamu enggak becus.”

    Akibatnya, Hotma berujar, Agus naik pitam. Agus lalu memukuli Angeline dan membenturkan kepalanya ke tembok sampai tewas. "Tidak ada kejadian di kamar Margriet," ucap Hotma.

    LINDA HAIRANI

    Berita Lain:
    Teka Teki Ini Bikin Pusing Matematikawan, Mau Coba?

    40 Situs E-commerce di Indonesia Meluncurkan Diskon 80 %


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?