Berkas Agus: TKP Pembunuhan Angeline di Kamar Margriet

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Kiri) Arie Hanggara dalam sampul majalah TEMPO dan Foto Angeline. Dok. TEMPO/Twitter.com

    (Kiri) Arie Hanggara dalam sampul majalah TEMPO dan Foto Angeline. Dok. TEMPO/Twitter.com

    TEMPO.CODenpasar - Perkembangan baru muncul dalam kasus Angeline yang mirip dengan tragedi Arie Hanggara. Tersangka Agustinus Tae yang dituduh membunuh Angeline mengubah lagi kesaksiannya.

    Pengakuan terbaru itu disampaikan dalam keterangan tambahan kepada penyidik Kepolisian Resor Kota Denpasar pada Rabu, 17 Juni 2015. Tim penyidik pun membuat berita acara pemeriksaan dan mengganti tempat kejadian perkara pembunuhan yang semula kamar Agus menjadi kamar Margriet.

    “Semalam, BAP untuk kasus pembunuhan Angeline sudah selesai. Sudah diungkapkan TKP-nya berubah dari kamar Agus ke kamar M,” kata pengacara Agus, Haposan Sihombing, kepada Tempo sesaat setelah mendampingi Agus sebagai saksi dalam kasus penelantaran anak oleh tersangka Margriet, Kamis, 18 Juni 2015.

    Baca juga:

    Pengakuan Agus Terbaru: Angeline Sekarat di Lantai Kamar M
    Saksi : Angeline Dijambak Rambutnya dan Dipukul Pakai Bambu

    Menurut Haposan, dalam keterangan sebelumnya, Agus memang menuturkan pembunuhan terhadap Angeline terjadi di kamar Agus. Tapi, dalam keterangan terakhirnya, Agus mengaku pembunuhannya di kamar Margriet Christina Megawe dan pelakunya adalah Margriet.

    Pengacara Margriet, Hotma Sitompul, enggan mengomentari pengakuan Agus, yang menegaskan bahwa kliennya yang membunuh Angeline. “Kalau buat saya, lebih baik tidak mengomentari omongan Agus,” ucapnya kepada wartawan, Kamis, 18 Juni 2015.

    Dia justru balik bertanya soal keterangan Agus yang berubah-ubah. Menurut dia, setiap hari, keterangan Agus kepada polisi dan sejumlah pihak terus berubah. “Besok bicara A, lusa bicara X,” katanya.

    Namun, saat dicecar bahwa keterangan Agus berubah-ubah lantaran diancam Margriet, Hotma meminta tudingan itu harus disertai bukti yang kuat. “Kalau ngancam-nya saja kira-kira, kita juga kira-kira,” ujarnya. Karena itu, dia meminta pihak Agus untuk membuktikan bahwa keterangan itu pernah dilontarkan oleh kliennya. “Ngapain kita komentarin kayak begitu.”

    AVIT HIDAYAT

    IKUTI: TEMPO HADIAH RAMADAN 2015

    Berita Terbaru

    Suami-isteri Itu Tewas Setelah Menolak Foto Selfie
    Priyono Seret Nama JK dalam Penunjukkan Langsung TPPI

    Berita Menarik:

    Sekolah Ajaib: Di Sini Profesi Guru di Atas Dokter 
    VIDEO: Oalah, Bawa Mobil Kok Curi HP; Sialnya, Terekam CCTV!

    Berita Eksklusif:

    EKSKLUKSIF: Ini Kampung Narkoba Malaysia Pemasok Sabu Jakarta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Memberangkatkan 529 Kloter pada Musim Haji 2019

    Pada musim haji 2019, Indonesia memberangkatkan 529 kelompok terbang, populer disebut kloter, yang akan dibagi dalam dua gelombang.