SADIS: Pengakuan Agus Sebelum Angeline Meregang Nyawa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga membaca berita di koran tentang kematian Angeline (8) yang dikabarkan hilang sebelumnya di depan rumahnya di Denpasar, Bali, 11 Juni 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    Warga membaca berita di koran tentang kematian Angeline (8) yang dikabarkan hilang sebelumnya di depan rumahnya di Denpasar, Bali, 11 Juni 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CODenpasar - Haposan Sihombing, pengacara Agustae Hamdai, mengatakan, dalam pemeriksaan polisi, kliennya mengaku telah membunuh Angeline. Haposan juga merinci 19 adegan pra-rekonstruksi pembunuhan Angelina yang dilakukan kliennya. Menurut Haposan, sekitar pukul 13.00 Wita pada 16 Mei 2015 atau persis ketika Angeline dilaporkan hilang, Agus memanggil Angeline masuk ke kamarnya. (Baca: Angeline Dibunuh: Teka-teki Bercak Darah di Kamar Ibu Angkat)

    Angeline, ujar Haposan seperti dituturkan Agustae, lantas masuk ke kamar Agus dan mengatakan kepada Agus ada pesan dari Margriet Christina Megawe--sebelumnya disebut Margareth, ibu angkat Angeline, bahwa pekerjaan Agus tak becus. "Sehabis itu, dia jengkel, Angeline dipeluk. Tapi dia teriak dan memanggil mamanya. Karena sudah ada teriakan itu, Agus memukul dan mencekik korban,” tutur Haposan di Denpasar, Jumat, 12 Juni 2015. (Baca pula:Pembunuhan Angeline: Tali Gorden Maut Sang Ibu Angkat)

    Dalam 19 adegan pra-rekonstruksi yang dijalani Agus, terungkap pula detik-detik mengerikan sebelum Angeline meregang nyawa. Menurut Haposan, setelah kepalanya dibenturkan ke lantai, Angeline diperkosa. Untuk memastikan telah tewas, kata Haposan, mayat Angeline dililit tali yang memang sudah ada di dalam kamar Agus.

    Baca: 
    Tragedi Angeline: Ibu Tersangka Minta Pelaku Lain Dijerat
    Kematian Angeline, Polri: Ibunya Berpotensi Tersangka

    Menurut Haposan, Agus telah mengaku membunuh dan memperkosa Angeline. Akibat perbuatannya, pembantu Margriet yang bekerja sejak 23 April 2015 ini dijerat dengan pasal berlapis dengan total tuntutan hukuman 30 tahun penjara. "Dia dituntut pasal berlapis," ucap pengacara yang ditunjuk kepolisian itu. (Baca: Angeline Dibunuh: Agus Diduga Cuma Mengubur, Siapa Dalang?)

    Angeline ditemukan terkubur di pekarangan rumah Margriet pada Rabu, 10 Juni 2015. Penemuan jasad Angeline berselang tiga pekan setelah dilaporkan hilang pada 16 Mei 2015. Jasad Angeline dibalut kain mirip seprai berwarna terang yang bercampur warna tanah. Polisi juga menemukan tali dan boneka yang dikubur bersama Angeline. (Baca: Angeline Dibunuh: Tersangka Agus Terancam 30 Tahun Bui)

    AVIT HIDAYAT | BC

    Berita Terkait
    Motif Kakak Angeline Kumpulkan Uang untuk Cari Adiknya Atau?
    Pembunuhan Sadis Anak: Ada 5 Tragedi Mirip Angeline

    Berita Menarik:

    Demam Akik: Lebih Untung Ketimbang Menambang Emas

    Demam Akik: Inilah Batu yang Paling Diburu Kolektor


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.