Alasan Presiden Jokowi Ajukan Sutiyoso sebagai Kepala BIN  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso ikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Semarang, Jateng, (21/10). Persidangan ini karena didakwa kasus dugaan pelanggaran kampanye di luar jadwal. ANTARA FOTO/R. Rekotomo

    Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso ikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Semarang, Jateng, (21/10). Persidangan ini karena didakwa kasus dugaan pelanggaran kampanye di luar jadwal. ANTARA FOTO/R. Rekotomo

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengaku telah mempertimbangkan rekam jejak dan kompetensi sebelum menunjuk Sutiyoso sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (KaBIN).

    "Saya juga telah mengajukan pencalonan Sutiyoso sebagai KaBIN ini. Saya juga sudah melalui banyak pertimbangan dan memperhatikan baik rekam jejak maupun kompetensi dari Pak Sutiyoso," kata Presiden Jokowi di kediamannya, di Jalan Kutai Utara, Sumber, Solo, Rabu, 10 Juni 2015.

    Jokowi menjabarkan pertimbangannya mengajukan Sutiyoso sebagai Kepala BIN karena rekam jejaknya di dunia intelijen dan militer. Sutiyoso, kata Jokowi, dinilai berpengalaman dan memiliki kompetensi yang cukup dalam memimpin badan intelijen itu.

    "Terutama di dunia intelijen dan militer saya berharap DPR RI memberikan pertimbangan atas usulan tersebut," kata Jokowi.

    Presiden Jokowi mengharapkan DPR tidak menolak usulannya karena dia telah melalui banyak pertimbangan sebelum memutuskan memilih Sutiyoso. "Saya berharap tidak karena sudah melalui banyak pertimbangan," kata Jokowi.

    Jokowi menunjuk pria yang akrab disapa Bang Yos itu untuk memimpin BIN tidak lama setelah mengajukan Gatot Nurmantyo sebagai calon Panglima TNI.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.