Wanita Korban 'Kolor Ijo' Luwu Timur Berjatuhan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pemerkosaan/pelecehan. (pustakadigital)

    Ilustrasi pemerkosaan/pelecehan. (pustakadigital)

    TEMPO.CO, Malili - Dua wanita di Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ilagaligo, Wotu, Minggu, 24 Mei 2015. Keduanya mengalami luka serius pada alat kelaminnya, yang diduga akibat tusukan benda tajam. Warga sekitar menengarai korban ditusuk mahkluk jadi-jadian “kolor ijo”.

    “Korban pertama adalah anak sekolah dasar, sedangkan korban kedua perempuan dewasa. Rumah kedua korban masih berdekatan,” kata Asiz, 37 tahun, warga setempat.

    Asiz menyebutkan, korban pertama diteror pada pukul 02.00 dinihari. Kemudian korban kedua pada pukul 04.00 subuh.

    Teror makhluk jadi-jadian yang diduga kolor ijo itu sudah sering kali terjadi dan melukai warga di sejumlah desa di Kecamatan Wotu. Ciri-ciri luka yang ditinggalkan pun sama. Luka pada paha dan alat vital, pakaian dalam juga dirobek.

    Warga setempat meminta polisi tidak tinggal diam. Tindakan kolor ijo dikhawatirkan terus menghantui warga sekitar jika polisi tidak bertindak cepat.

    “Pasti kami tidak merasa aman. Padahal semua desa sudah sepakat melakukan ronda malam, tapi tetap saja korban berjatuhan,” tutur Asiz.

    Kepala Kepolisian Sektor Wotu Ajun Komisaris Jamal Ansar mengatakan sejauh ini polisi belum berhasil mengidentifikasi siapa pelakunya. “Memang benar ada kasus seperti yang disebutkan sejumlah warga, tapi sejauh ini kami belum berani menyimpulkan apakah kasus ini murni teror atau ada unsur lain. Kami masih melakukan penyelidikan,” kata Jamal.

    HASWADI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.