Abraham Minta Panglima TNI Moeldoko Lindungi KPK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPK Abraham Samad (kanan), memberikan keterangan kepada ratusan pegiat anti korupsi di depan Gedung KPK, Jakarta, 23 Januari 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ketua KPK Abraham Samad (kanan), memberikan keterangan kepada ratusan pegiat anti korupsi di depan Gedung KPK, Jakarta, 23 Januari 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad berbincang dengan Panglima TNI Jenderal Moeldoko via telepon seluler. Dia membicarakan soal pengamanan gedung KPK. Abraham mendapat informasi gedung kantornya bakal digeledah Anggota Bareskrim Mabes Polri, setelah penangkapan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto.

    Sambil menelpon, Abraham terlihat gusar. Dia berjalan ke sana-sini di lantai 3 gedung KPK. Tangan kirinya yang tak memegang ponsel, dia masukkan ke saku celana kiri.

    Percakapan via telepon itu berlangsung sekitar tujuh menit. Sekitar pukul 23.30 Wib, Abraham sudah menutup teleponnya.

    Keputusan melindungi gedung diambil setelah pimpinan KPK mendapat informasi Anggota Bareskrim Mabes Polri yang bersiap menggeledah gedung KPK. Pimpinan KPK menyetujui Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat untuk turut mengamankan gedung.

    Deputi Pencegahan KPK Johan Budi Sapto Pribowo mengatakan lembaganya mendapat perlindungan dari satuan khusus. "KPK di-back up oleh tim pengaman yang jumlahnya cukup banyak, dan itu bukan dari Polri," katanya, Jumat malam, 23 Januari 2015.

    MUHAMAD RIZKI

    Terpopuler:
    BW Ditangkap, Jokowi Bicara Pertumbuhan Ekonomi
    #SaveKPK dan #SayaKPK Dikibarkan di Gedung KPK
    Pemkot Bogor Anggarkan Rp 10 Miliar untuk Taman
    Sejuta Turis Australia Kunjungi Bali Tiap Tahun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.