Kasus Tabloid Obor Rakyat Siap Disidangkan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sampul tabloid obor rakyat. (oborrakyat)

    Sampul tabloid obor rakyat. (oborrakyat)

    TEMPO.COJakarta - Kepala Divisi Humas Markas Besar Polri Inspektur Jenderal Ronny F. Sompie mengatakan berkas dua tersangka kasus pencemaran nama baik tabloid Obor Rakyat sudah dinyatakan lengkap oleh kejaksaan. (Baca: Obor Rakyat Dijerat UU Pers, Polri: Saksi Takut.)

    Mereka adalah Setyardi Budiono selaku pemimpin redaksi, dan penulis Darmawan Sepriyossa. "Walhasil, diikuti penyerahan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan," kata Ronny kepada wartawan di gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Januari 2015.

    Sayangnya, Ronny belum tahu kapan proses penyerahan kedua tersangka dan barang bukti ke kejaksaan. Ronny juga belum tahu di pengadilan negeri mana keduanya akan disidangkan. "Sesuai locus delicti atau lokasi kejadian," katanya. (Baca: Sutarman Bantah 'Masuk Angin' Tangani Obor Rakyat.)

    Kasus pencemaran nama baik oleh tabloid Obor Rakyat ramai saat pemilihan umum presiden tahun lalu. Tabloid itu terang-terangan menghina Joko Widodo, yang ketika itu maju sebagai calon presiden diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

    Kedua tersangka, Setyardi Budiono dan Darmawan Sepriyossa, disangka melanggar Pasal 310, 311, 156, dan 157 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik dan Fitnah yang dilakukan lewat pemberitaan pada tabloid itu.

    INDRA WIJAYA

    Berita Terpopuler:
    Langgar Tenggat Waktu, Jokowi Ancam Copot Menteri  
    Membandingkan Bob Sadino dengan Mario Teguh
    QZ8501: Naik Cepat, Jatuh, dan Ucapan Allahu Akbar
    Sesudah Budi Tersangka, KPK Diusik dari 3 Penjuru 



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.