Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Dirancang 2010, Penanganan Banjir Bandung Kacau

image-gnews
Warga berjalan di jalan raya perbatasan Kecamatan Dayeuhkolot dan Baleendah yang terendam banjir akibat luapan Sungai Citarum di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 22 Desember 2014. TEMPO/Prima Mulia
Warga berjalan di jalan raya perbatasan Kecamatan Dayeuhkolot dan Baleendah yang terendam banjir akibat luapan Sungai Citarum di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 22 Desember 2014. TEMPO/Prima Mulia
Iklan

TEMPO.CO , Bandung: Wakil Bupati Kabupaten Bandung, Deden Rukman Rumaji, mengungkapkan pembangunan danau buatan di kawasan banjir Bandung selatan mutlak dilakukan. Sedangkan relokasi warga yang bermukim di daerah langganan banjir akan dirumuskan kembali.

"Dengan kondisi alam seperti ini, harus ada danau," kata dia kepada Tempo, Jumat, 26 Desember 2014. (Banjir, Perdagangan di Bandung Selatan Lumpuh)

Rencananya akan dibangun tiga danau buatan berkapasitas besar. Di antaranya di dua titik yang menjadi langganan banjir, seperti Dayeuh Kolot, Baleendah, Bojong soang, Rancaekek, Solokan Jeruk, dan Majalaya.

"Di kedua titik itulah air muncul. Danau besar akan dibuat di situ. Kemudian danau-danau kecil akan disesuaikan," ucapnya. (Pemerintah Dinilai Lamban Atasi Banjir Bandung)

Menurut dia, penanggulangan banjir di Bandung selatan jangka panjang tidak bisa diselesaikan oleh pihak Pemkab Bandung. Karena perlu infrastruktur. Padahal telah ada rumusan pemerintah pusat dan provinsi untuk program penganggulangann banjir Bandung Selatan, sejak 2010. Tapi tidak berjalan lancar.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Rumusan 2010 kacau balau semuanya. Kordinasi antar instansi (Pemerintah pusat, Provinsi, dan Kabupaten Bandung) tidak berjalan dengan baik," kata dia.

Kegagalan rumusan yang dibikin tahun 2010 itu tampak dari banyaknya program yang tak jalan. Seperti pembangunan danau buatan dan normalisasi sungai Citarum. "Semua tak terlaksana. Normalisasi sungai tak ada kordinasi dari hulu ke hilir," ujar dia.

IQBAL T. LAZUARDI S

Terpopuler:
Jokowi: Sawah Masih Luas, Beras Kok Impor
Gara-gara Vagina, Wanita Jepang Terancam Dibui
Dituduh KPK Hambat Menteri Susi, Ini Reaksi TNI
ISIS Pengancam TNI Mengumpat dengan Makian Kotor

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Toronto Terendam Banjir

1 hari lalu

Ilustrasi banjir. ANTARA/Pey Hardi Subiantoro
Toronto Terendam Banjir

Banjir di Toronton Kanada menyebabkan listrik padam, gangguan lalu lintas dan sejumlah penerbangan terlambat atau bahkan dibatalkan.


Hujan Badai di Toronto, Rumah Mewah Drake Kebanjiran

1 hari lalu

Rapper Drake memperlihatkan kondisi dalam rumahnya yang tergenang air karena badai besar di Toronto. Foto: Instagram/@champagnepapi
Hujan Badai di Toronto, Rumah Mewah Drake Kebanjiran

Rapper Drake menunjukkan kondisi di dalam rumahnya yang terendam banjir akibat hujan badai melanda Toronto.


Banjir di Luwu Utara Akibat Luapan Empat Sungai, Jalan Trans Sulawesi Ikut Terdampak

1 hari lalu

Kondisi banjir di Kab Luwu Utara, Senin (15/7). Sumber video: BPBD Kab Luwu Utara
Banjir di Luwu Utara Akibat Luapan Empat Sungai, Jalan Trans Sulawesi Ikut Terdampak

Hujan deras sejak 15 Juli lalu membuat sejumlah sungai utama di Kabupaten Luwu Utara meluap dan melimpas ke pemukiman masyarakat.


Konsistensi Heru Menambah RTB Pengendali Banjir

3 hari lalu

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meninjau Rumah Pompa Air Sentiong di Ancol, Jakarta Utara, Kamis, 29 Februari 2024. Dok. Pemprov DKI, beritajakarta.com
Konsistensi Heru Menambah RTB Pengendali Banjir

Selama 2024, ada delapan waduk/embung yang dibangun di Jakarta. Dua di antaranya adalah waduk baru.


BNPB: 7.000 Lebih Warga Mengungsi Imbas Banjir di Kota Gorontalo

3 hari lalu

Warga mengungsi dengan menggunakan perahu di Tilango, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Jumat, 12 Juli 2024. Pemerintah setempat mendata 9.370 warga dari delapan desa di Kecamatan Tilango terkena dampak banjir luapan Danau Limboto, Sungai Tapodu dan Bulango. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
BNPB: 7.000 Lebih Warga Mengungsi Imbas Banjir di Kota Gorontalo

Banjir ini menjadi yang terparah di Gorontalo pada pertengahan tahun 2024


Mengenal Lebih Jauh Bencana Hidrometeorologi

3 hari lalu

Wilayah yang masih terdampak banjir di Kota Gorontalo, per Sabtu, 13 Juli 2024, pukul 11.00 WITA. Lembaga Salam Puan
Mengenal Lebih Jauh Bencana Hidrometeorologi

bencana hidrometeorologi merupakan fenomena bencana alam atau proses merusak yang terjadi di atmosfer (meteorologi), air (hidrologi), atau lautan.


Viral #PrayforGorontalo di Medsos dan Hujan Tak Normal di Awal Juli

5 hari lalu

Foto aerial rumah yang terendam banjir di Tilango, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Jumat, 12 Juli 2024. Pemerintah setempat mendata 9.370 warga dari delapan desa di Kecamatan Tilango terkena dampak banjir luapan Danau Limboto, Sungai Tapodu dan Bulango. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
Viral #PrayforGorontalo di Medsos dan Hujan Tak Normal di Awal Juli

Hujan yang turun di Kota dan Kabupaten Gorontalo, serta Kabupaten Bone Bolango ibarat tak pernah jeda sepanjang awal Juli ini.


BMKG: Gorontalo Masih Berpotensi Terus Diguyur Hujan Lebat

6 hari lalu

Foto aerial rumah yang terendam banjir di Tilango, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Jumat, 12 Juli 2024. Pemerintah setempat mendata 9.370 warga dari delapan desa di Kecamatan Tilango terkena dampak banjir luapan Danau Limboto, Sungai Tapodu dan Bulango. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
BMKG: Gorontalo Masih Berpotensi Terus Diguyur Hujan Lebat

BMKG mengungkap kalau di Gorontalo ternyata belum memasuki musim kemarau. Tapi diakui hujan di atas normal. Periode 2-10 Juli hujan hampir tak putus.


BNPB: Lima Kecamatan Terdampak Banjir di Seram Bagian Barat

6 hari lalu

Ilustrasi banjir. Dok. TEMPO/M. Iqbal Ichsan
BNPB: Lima Kecamatan Terdampak Banjir di Seram Bagian Barat

BNPB menyatakan, hujan selama beberapa hari menyebabkan banjir di lima kecamatan di Seram Bagian Barat, Maluku.


Top 3 Tekno: Gempa M7,0 Kepulauan Sangihe, Viral #PrayforGorontalo, IKN Diduga Bakal Mangkrak

6 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Top 3 Tekno: Gempa M7,0 Kepulauan Sangihe, Viral #PrayforGorontalo, IKN Diduga Bakal Mangkrak

Topik tentang gempa magnitudo 7,0 tercetus dari laut 373 kilometer arah barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno.