Polri Gerah Dituding Hambat Kerja Menteri Susi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asap mengepul dari dua kapal ikan ilegal berbendera Papua Nugini meledak ketika ditenggelamkan di Perairan Teluk Ambon, Maluku, 21 Desember 2014.  ANTARA/Izaac Mulyawan

    Asap mengepul dari dua kapal ikan ilegal berbendera Papua Nugini meledak ketika ditenggelamkan di Perairan Teluk Ambon, Maluku, 21 Desember 2014. ANTARA/Izaac Mulyawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia Inspektur Jenderal Ronny Frankie Sompie membantah tudingan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad, yang menyebut lembaganya menghambat Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam memberantas pencrian ikan. (Baca: Menteri Susi Minta KPK Bantu Basmi Maling Ikan)

    Menurut Ronny, kepolisian justru sangat mendukung langkah Kementerian Kelautan dalam upaya memberantas pencurian ikan. "Indikatornya apa yang menyebut kami menghambat. Justru kami sering membantu nelayan dan melindungi dari aksi pencurian ikan oleh asing," kata Ronny saat dihubungi, Kamis, 25 Desember 2014. "Jadi, apa yang dikatakan oleh Pak Abraham itu tidak benar."

    Komitmen Polri, ujar dia, sudah dibuktikan setelah penandatanganan Deklarasi Penyelamatan Sumber Daya Alam Indonesia pada 9 Juni 2014 di Ternate, Maluku Utara. "Bu Susi (Menteri Kelautan) juga sudah tahu bagaimana kinerja Polair. Kami sudah banyak menindak pelaku pencurian bersama TNI dan Bakamla," tuturnya. (Baca: KPK: Tiga Lembaga ini Tak Dukung Menteri Susi)

    Sebelumnya, Ketua KPK Abraham Samad menyebut tiga lembaga negara yang menghalangi upaya Kementerian Kelautan memberantas pencurian ikan. Tiga lembaga itu adalah Tentara Nasional Indonesia, Polri, dan Kejaksaan Agung.

    Menurut Rony, saat ini institusinya juga sudah menjalin koordinasi dengan TNI dan Kejaksaan Agung untuk menindak para pencuri ikan. "Tujuan koordinasi ini lantaran masing-masing institusi mempunyai kewenangan tersendiri sesuai dengan UU, jadi kami harapkan koordinasi dan kerja sama bisa meningkatkan kinerja pemberantasan pencurian ikan." (Baca: 4 Rencana Menteri Susi yang Berantakan)

    REZA ADITYA


    Baca Berita Terpopuler
    Keliling Gereja, Aher Ucapkan Selamat Natal
    Menteri Pariwisata Target 10 Juta Wisman di 2015
    Penunggak Pajak Dicekal, Termasuk Bos Epiwalk
    Mabuk Lem, Anak Dicambuk Ibunya hingga Tewas
    Jokowi Batal Pimpin Peringatan 10 Tahun Tsunami
    Kebenaran Penembak Osama bin Laden, Diragukan
    Bensin Oktan 88 Tak Akan Dihapus
    Tahun Baru, Hotel di Tiga Kota Ini Penuh
    5 Pernyataan Kontroversial Paus Fransiskus |
    Pemerintah Akan Tambah Dana Desa Dalam APBN P 2015


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.