Prabowo Sanjung Ical-Akbar sebagai Dwi Tunggal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kanan), berbincang dengan Aburizal Bakrie dan istrinya saat menghadiri pembukaan Munas IX Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, 30 November 2014. TEMPO/Johannes P. Christo

    Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kanan), berbincang dengan Aburizal Bakrie dan istrinya saat menghadiri pembukaan Munas IX Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, 30 November 2014. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Nusa Dua - Ketua Umum Gerindra yang juga Ketua Koalisi Merah Putih, Prabowo Subianto, menyebut pasangan Akbar Tandjung dan Aburizal Bakrie sebagai pasangan dwi tunggal yang akan memimpin Golkar. (Baca juga: Setya Novanto dan Titiek Soeharto Jadi Wakil Ical)

    "Saudara kami, Aburizal Bakrie, dan juga Bapak Akbar Tandjung merupakan dwi tunggal pemimpin Golkar lima tahun ke depan," kata Prabowo dalam sambutannya yang langsung mendapat aplaus dari para kader Golkar yang hadir di Mangupura Hall Westin Resort Nusa Dua, Bali. Kamis, 4 Desember 2014. (Baca juga: Kubu Ical Ujuk-ujuk Puji Menteri Laoly, Ada Apa?)

    Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Aburizal sebagai Ketua Umum Golkar dan terpilihnya Akbar Tandjung sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar.

    "Selamat kepada saudara kami, Aburizal Bakrie, yang telah diberi kepercayaan kembali memimpin partai yang bersejarah ini dan juga kepada Pak Akbar Tandjung yang tetap mendampingi Pak Aburizal," ujarnya. (Baca juga: LPJ Saya Summa Cum Laude)

    Dengan terpilihnya Aburizal dan Akbar, Partai Golkar menunjukkan suatu keberhasilan yang juga merupakan keberhasilan yang diraih partai-partai koalisi pendukung Prabowo.

    Ical terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Umum Golkar periode 2014-2019. Ia terpilih setelah bersedia maju sebagai calon ketua umum satu-satunya dan mendapatkan dukungan 100 persen suara, yaitu sebanyak 534.

    EDWIN FAJERIAL

    Baca berita lainnya:
    Gubernur FPI Ngarep Sumbangan Warga
    Mata-matai Pencuri Ikan, Susi Diprotes Dirjennya
    Menteri Susi Tak Bantah Nilai Perusahaannya Rp 1 T 
    Perampokan di Taksi, Ini Ciri Mobil yang Digunakan 
    Ical Ketum Golkar, Peristiwa Tragis Mengiringi

     


     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.