Ngopi Bareng Ical, Ini Isi Pebincangan Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres PDIP Joko Widodo (kedua kanan) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (kedua kiri) seusai pertemuan di Pasar Gembrong, Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (13/5). ANTARA/Andika Wahyu

    Capres PDIP Joko Widodo (kedua kanan) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (kedua kiri) seusai pertemuan di Pasar Gembrong, Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (13/5). ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden terpilih Joko Widodo mengklaim pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Golongan Karya Aburizal Bakrie aliasa Ical hanya sebatas ngopi bareng. Jokowi juga mengatakan pertemuan yang berlangsung kurang-lebih satu jam itu hanya membicarakan soal kenegaraan.

    "Sambil ngopi, beliau (Ical) banyak cerita mendetailkan waktu menjadi menteri koordinator, banyak sekali memberikan masukan kepada kami," ujar Jokowi seusai pertemuan di Kunsktring, Jakarta, Selasa, 14 Oktober 2014. (Baca: Jokowi Belum Laporkan Calon Menteri ke KPK)

    Jokowi juga mengatakan pertemuan yang dilangsungkan tertutup itu juga untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa hubungan kedua koalisi tidak ada masalah. Jokowi emoh disebut jika hubungannya dengan Ical rentak lantaran beda kubu koalisi. (Baca: Jokowi Ajukan Satu Pertanyaan ke Ical)

    "Bahwa saya, Jusuf Kalla, dan Ical tidak pernah ada masalah," tutur Jokowi. "Jadi, ini hanya soal politik. Biasa, ada perbedaan, dan dalam demokrasi itu wajar."

    Kemudian, Jokowi menyinggung ihwal adanya niat Ical bergabung dengan kubunya sehubungan dengan pertemuan itu. Menurut Jokowi, Ical dan partainya mengatakan tetap akan berada di koalisi pro-Prabowo. (Baca: Persaingan Koalisi Prabowo-Jokowi Absen di Tegal)

    "Tadi terakhir sudah saya tanyakan mengenai posisi Golkar seperti apa. Lalu, Ical menyampaikan akan tetap pada posisi di koalisi pro-Prabowo," ujar Jokowi. Jokowi mengapresiasi pilihan Ical itu. Dengan adanya kubu oposisi di pemerintahannya, tutur Jokowi, akan ada yang memantau sebagai fungsi keseimbangan.

    Di akhir keterangannya, Jokowi sempat berkelakar mengenai keputusan Ical yang tetap berada di koalisi pro-Prabowo. "Jawaban Golkar tetap berada di koalisi pro-Prabowo kan itu jawaban hari ini. Pekan depan, bulan depan, kan, bisa berubah," ujar Jokowi disambut senyuman Ical yang berada di sebelahnya.

    REZA ADITYA

    Baca juga:
    Rabu,Polisi Gelar Perkara Lamborghini Hotman Paris
    Berkas Novel FPI Siap Dilimpahkan ke Kejaksaan
    Pergerakan IHSG Diperkirakan Tertahan
    Sopir Bus Maut Harapan Jaya Melarikan Diri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H