KPK 'Pinjam' Djoko Susilo dari Penjara Sukamiskin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM di Korlantas Polri dan Tindak Pidana Pencucian Uang, Inspektur Jenderal Djoko Susilo divonis 10 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, (3/9). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM di Korlantas Polri dan Tindak Pidana Pencucian Uang, Inspektur Jenderal Djoko Susilo divonis 10 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, (3/9). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil bekas Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Djoko Susilo.

    Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan Djoko diperiksa terkait kasus yang menjerat bekas anak buahnya, Brigadir Jenderal Didik Purnomo. (Baca: Djoko Susilo Akan Ditahan? Coba Saja Kalau Berani)

    "Diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM di Korlantas Polri tahun 2011," kata Priharsa di kantornya, Jumat, 12 September 2014. Djoko yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, belum tiba di gedung komisi antirasuah.

    Djoko sebelumnya juga terseret kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM di Korlantas Polri tahun 2011. Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan Djoko dan memutus memperkuat putusan banding Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dengan pidana penjara 18 tahun disertai pidana denda Rp 1 miliar dan hukuman tambahan berupa uang pengganti Rp 32 miliar (baca: Yang Tersandung Simulator)

    Didik Purnomo merupakan bekas Wakil Kepala Korlantas Polri. Didik ditetapkan tersangka oleh KPK menyangkut kasus korupsi proyek pengadaaan simulator SIM di Korlantas Polri tahun 2011 sejak 1 Agustus 2012 lalu. Didik sudah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka sebanyak dua kali. Namun, hingga kini dia belum ditahan.

    Selain Didik dan Djoko Susilo, KPK sebelumnya juga menetapkan status tersangka kepada Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Abadi Budi Susanto dan Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia, Sukoco S. Bambang (baca: Djoko Susilo Dibui, Kasasi Sukotjo Bambang Ditolak)

    LINDA TRIANITA

    Terpopuler lainnya:
    Jokowi Tolak Mercy, Sudi: Mau Mobil Bekas?
    Ini Keunggulan iPhone 6 Ketimbang iPhone Lama
    Benda Ini Wajib Dibawa Jokowi-Iriana ke Istana
    Hari Ini, Harga Elpiji Naik Rp 18 Ribu per Tabung


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.