Abraham Samad Minta Sutarman Hapus Praktek Setoran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPK Abraham Samad. TEMPO/Fahmi Ali

    Ketua KPK Abraham Samad. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengatakan masih banyak polisi di Indonesia yang ingin bekerja dengan jujur. Namun, Abraham mengatakan menurut pengakuan para polisi tersebut, lingkungan kerja di kepolisian membuat mereka sulit untuk hidup jujur.

    "Jawaban mayor sampai kolonel yang saya temui, mereka bilang nurani mau jadi polisi baik, tapi susah kalau ditarget oleh atasan untuk setor setiap bulan," kata Abraham di acara peluncuran buku Hoegeng, Polisi dan Menteri Teladan di Jakarta, Ahad  17 November 2013.

    Abraham mengatakan instansi kepolisian harus didukung untuk diperbaiki, karena menurutnya keberhasilan KPK selama ini tak lepas dari dukungan para penyidik kepolisian yang diperbantukan ke KPK. Di depan Kepala Kepolisian RI Sutarman, Abraham meminta agar Sutarman membersihkan instituinya dari kebiasaan setor-menyetor ini.

    "Saya tidak setuju kalau dibilang cuma 3 polisi yang jujur, polisi Hoegeng, patung polisi dan polisi tidur. Masih banyak polisi baik, ironisnya mereka hanya ditempatkan di diklat," kata Abraham.

    Abraham meminta agar Sutarman menempatkan para polisi yang berhati nurani jujur di tempat yang memiliki fungsi penindakan. Abraham mengharapkan agar masyarakat terus memberikan kritik dan mengevaluasi kinerja kepolisian agar kepolisian bisa berubah.

    BERNADETTE CHRISTINA MUNTHE

    Berita Terpopuler:
    Jonas Minta Maaf, FPI Tetap Ingin Dia ke Penjara
    Pemerintah Waspadai 'Cyber Crime' 
    Pengguna Teknologi Diajak Peduli Cyber Crime
    Mariah Carey Merasa Dibohongi di Idol 
    Jonas Mengaku Telah Menikah dan Masuk Islam 
    Erick Thohir Ingin Boyong Messi ke Inter



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...