Korupsi Simulator, KPK Periksa Lagi Jenderal Nanan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakapolri Komjen Polisi Nanan Sukarna. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Wakapolri Komjen Polisi Nanan Sukarna. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Nanan Sukarnakembali hadir di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Selasa 9 Juli 2013. Nanan akan dimintai keterangan terkait proyek simulator ujian SIM untuk tersangka Brigadir Jendral Didik Purnomo, pejabat pembuat komitmen proyek tersebut.

    "Saya diminta keterangan untuk memberikan kesaksian untuk Brigjen Didik, " kata Nanan ketika ditemui wartawan di Komisi Pemberantasan Korupsi. (Baca: Tim Jenderal Nanan Dituding Terima Rp 15 M).

    Nanan datang ke KPK pukul 08.55 WIB. Ia datang dengan menumpang Toyota Camry didampingi sejumlah ajudannya. Nanan berharap kasus korupsi simulator SIM segera tuntas dengan transparan dan terbuka. "Kita berharap semua segera tuntas, transparan, dan terbuka," ujar Nanan.

    KPK memeriksa Nanan karena dia dianggap tahu seputar proyek simulator SIM. Penetapan PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (PT CMMA) sebagai pemenang lelang pengadaan simulator SIM, tidak lepas dari persetujuan Nanan.

    Dalam kasus simulator SIM, KPK menetapkan empat tersangka. Selain Djoko Susilo, mereka yang jadi tersangka adalah mantan Wakil Kepala Korp Lalu Lintas Brigadir Jenderal Polisi Didik Purnomo, Direktur PT CMMA Budi Susanto, dan direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo S Bambang.

    GALVAN YUDISTIRA

    Berita Terpopuler
    Diperiksa Tiga Jam, Maharani Hanya 'Permisi' 
    Suap Daging Impor, KPK Kembali Periksa Maharani

    Beruang Salju Ini Hentikan Laju Kapal Raksasa 

    KPK Lebih Percaya Yulianis Ketimbang Nazaruddin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.