Korupsi Lab UNJ, Kejaksaan Belum Periksa Nazar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muhammad Nazarudin. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Muhammad Nazarudin. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta- Kejaksaan Agung membenarkan hingga saat ini belum memeriksa M Nazaruddin, bekas Bendahara Umum Partai Demokrat, dalam semua kasus korupsi yang  terkait Grup Permai. Kejaksanan menilai keterlibatan terpidana tujuh tahun suap Wisma Atlet itu dalam kasus yang disidik lembaga tersebut belum terlihat. "Tapi tergantung perkembangan penyidikan, karena masih berproses," kata Setia Untung Arimuladi, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Rabu, 3 Juli 2013.

    KPK dan Kejaksaan Agung berbagi tugas dalam mengusut kasus-kasus lain yang melibatkan Nazaruddin. Pada kasus Kementerian Pendidikan, Kejaksaan mengusut korupsi pengadaan alat laboratorium Universitas Negeri Jakarta senilai Rp 17 miliar. (Baca: Proyek Laboratorium, Purek UNJ Akui Terima Uang)

    Kasus lain yang ditangani Kejaksaan adalah korupsi alat laboratorium Universitas Sultan Agung Tirtayasa, Banten, senilai Rp 49 miliar serta korupsi pengadaan alat laboratorium di Universitas Sriwijaya (Unsri), Palembang, Sumatera Selatan, senilai Rp 47 miliar.

    Kasus di Kementerian Agama, Kejaksaan mengusut kasus korupsi pengadaan perlengkapan laboratorium Madrasah Tsnawiyah dan Madrasah Aliyah. Di Kementerian Perhubungan, Kejaksaan mengusut korupsi pesawat latih dan simulator di Badan Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug.

    Menurut Setia Untung, kalau pun menemukan indikasi keterlibatan terpidana tujuh tahun suap Wisma Atlet tersebut, lembaganya akan berkoordinasi langsung dengan KPK. Sebab, Kejaksaan dan KPK telah meneken nota kesepahaman dalam menangani kasus Nazaruddin. "Kebijakan ini ditempuh sesuai dengan isi kesepakatan," kata dia. (Baca: SBY Tak Akan Intervensi Kasus Nazaruddin)

    TRI SUHARMAN

    Berita terpopuler
    Ada SBY, Tepuk Tangan Meriahnya untuk Jokowi
    Ini Alasan Terdakwa Cebongan Mengakui Perbuatannya
    Ada Boneka Barbie Bertubuh Proporsional di Amerika
    Saran Bank Dunia: Naikkan Lagi Harga BBM
    Peneliti Jepang Temukan Cara Atasi Gigi Berlubang
    Dianiaya Kopassus, Gigi Sipir Cebongan Rusak
    BNN: Novi Amilia Positif Gunakan Sabu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.