Pelajar Situbondo Bentuk Kelompok Arisan Seks

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc

    sxc

    TEMPO.CO, Situbondo - Sejumlah pelajar di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, diduga membuat kelompok arisan untuk bisa berkencan dengan pekerja seks komersial (PSK) di lokalisasi. Mereka mengumpulkan iuran Rp 5.000 per bulan dan mendapat jatah bergilir untuk bisa berkencan dengan PSK.

    Dugaan ini disampaikan sukarelawan Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Situbondo, Heru Hertanto. Menurut Heru, cerita itu dia peroleh saat melakukan sosialisasi mengenai bahaya HIV/AIDS ke sejumlah lokalisasi. Saat itulah seorang PSK berisial JL, 22 tahun, bercerita tentang arisan seks pelajar itu.

    "Dia cerita pelanggan tetapnya adalah pelajar," kata Heru kepada Tempo, Kamis, 6 Desember 2012.

    Menurut cerita JL, ada tujuh pelajar yang menjadi peserta arisan. Mereka berasal dari sejumlah SMA dan SMK di Situbondo dengan rentang usia 16-17 tahun. Dengan iuran Rp 5.000 per bulan, terkumpul Rp 75 ribu yang akan diterima pemenang arisan.

    Uang itulah yang dipakai untuk melakukan melakukan hubungan seksual dengan PSK berinisial JL itu. "Mereka melakukannya di lokalisasi," kata Heru.

    Arisan seks itu, kata Heru, sudah berlangsung lebih dari satu tahun dan masih berlangsung hingga saat ini. Fenomena macam ini turut menyumbang tingginya angka pengidap HIV/AIDS di Indonesia.

    IKA NINGTYAS

    Berita terpopuler lainnya:
    Rumor Nikah 2 Bulan Aceng-Shinta Jadi Omongan 

    Tujuh Kasus Korupsi Pembelit Bupati Aceng

    Mabes Polri Akui Tarik Novel Baswedan

    Keluarga Fany Cabut Gugatan Terhadap Bupati Aceng 

    Tak Penuhi UMP, Pengusaha Ini Dipenjara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.