Zulkarnaen Minta Sebutan Korupsi Al-Quran Direvisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tersangka kasus dugaan suap pembahasan anggaran proyek pengadaan Alquran dan komputer untuk Madrasah Tsanawiyah di Kementerian Agama Zulkarnaen Djabar (kanan) didampingi kuasa hukumnya Yusril Ihza Mahendra (2 kanan) di gedung KPK, Jakarta, (7/9). ANTARA/Puspa Perwitasari

    Tersangka kasus dugaan suap pembahasan anggaran proyek pengadaan Alquran dan komputer untuk Madrasah Tsanawiyah di Kementerian Agama Zulkarnaen Djabar (kanan) didampingi kuasa hukumnya Yusril Ihza Mahendra (2 kanan) di gedung KPK, Jakarta, (7/9). ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebutan atas kasus dugaan korupsi yang membelit seseorang ternyata bisa membuat tersangkanya risih. Itulah yang dirasakan Zulkarnaen Djabbar, politikus Golkar yang jadi tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Al-Quran.

    Kuasa hukum Zulkarnaen, Yusril Ihza Mahendra, berharap masyarakat tidak lagi menyebut perkara yang membelit kliennya itu sebagai kasus korupsi pengadaan Al-Quran.

    "Istilah itu sangat melukai perasaan umat Islam," ujar Yusril seusai mendampingi Zulkarnaen saat diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat, 7 September 2012. Lagi pula, lanjut Yusril, KPK saja tidak menggunakan istilah yang merujuk kitab suci satu agama tertentu dalam surat panggilannya.

    Pada kesempatan itu, Yusril juga mengatakan kliennya bersedia menerapkan pembuktian terbalik guna membuktikan bahwa hartanya bukan diperoleh dari tindak pidana.

    Zulkarnaen ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan Al-Quran dan laboratorium komputer di Kementerian Agama tahun anggaran 2010 hingga 2012. Politikus Partai Golongan Karya itu diduga menerima suap senilai Rp 4 miliar.

    Dalam kasus ini, putra kandung Zulkarnaen, Dendy Prasetya, juga sudah ditetapkan tersangka. Ia pernah dipanggil KPK, namun batal diperiksa karena sakit. Keduanya dijerat Pasal 5, 11, dan 12 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi karena disangka menerima hadiah atau janji.

    ISMA SAVITRI | RUSMAN P

    Berita terpopuler lainnya:
    Utang Bakrie Rp 21,4 triliun dan US$ 5,7 miliar
    Dari Solo, Jokowi Sapa Warga Jakarta dengan Skype

    Hormati Ferguson, Ronaldo Ogah ke City

    Keterangan TerdugaTeroris Ada yang Janggal

    Indonesia Miliki Cadangan Minyak Sawit Tersembunyi

    Tersangka Teror Solo Minta Maaf

    Pameran Pembangunan di Mal Berkesan Kampanye?

    Konser di Eropa, Suju Dilempari Kondom

    Ilmuwan Mereka Mimpi Tikus

    Tak Ada Brotoseno di Sidang Angie


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H