KPK Geledah Lagi Kantor PT Adhi Karya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara motor melintasi gedung Wisma Atlet di Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional di Bukit Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat 18 Mei 2012. Proyek senilai 1,2 trilyun ini dikerjakan oleh PT Wijaya Karya dan PT Adhi Tbk. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Pengendara motor melintasi gedung Wisma Atlet di Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional di Bukit Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat 18 Mei 2012. Proyek senilai 1,2 trilyun ini dikerjakan oleh PT Wijaya Karya dan PT Adhi Tbk. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menggeledah kantor PT Adhi Karya di Jalan Pasar Minggu Raya, Jakarta Selatan, Kamis malam hingga dinihari tadi. "Penggeledahan terkait kasus Hambalang," kata juru bicara KPK, Johan Budi S.P., Jumat 20 Juli 2012.

    Johan belum menjelaskan secara terperinci hasil dari penggeledahan terhadap kontraktor proyek kompleks olahraga yang hendak dibangun di Bukit Hambalang, Bogor, itu. Ia berjanji menyampaikannya setelah memperoleh informasi dari lapangan.

    Kasus Hambalang kini ditingkatkan ke penyidikan dengan adanya penetapan bekas Kepala Biro Perencanaan Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Deddy Kusdinar, sebagai tersangka. Dalam kasus yang sama, KPK juga sudah menggeledah tujuh lokasi, termasuk di antaranya adalah kantor Kementerian Olahraga.

    Sumber Tempo di KPK menyebutkan penggeledahan atas kantor PT Adhi Karya berlangsung hingga Jumat dinihari pukul 3. Penyidik lembaga antikorupsi itu menyita puluhan kardus berisi dokumen yang terkait dengan kasus Hambalang. Mereka juga disebutkan kembali mendatangi kantor Kementerian Olahraga.

    Sumber KPK lainnya menyebutkan penggeledahan bertujuan mencari dokumen keterlibatan sejumlah petinggi Kementerian itu dalam kasus korupsi proyek Hambalang. Salah satunya, dugaan keterlibatan Menteri Andi Alfian Mallarangeng.

    Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, mengatakan dokumen hasil penggeledahan akan dikaji hingga pekan depan. "Kami akan fokus untuk mengkaji berkas itu."

    TRI SUHARMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.