Proyek Lahan Gambut Sejuta Hektar, Gagal

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, Palangkaraya:Proyek Lahan Gambut (PLG) Sejuta Hektar yang dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di era mantan Presiden Suharto, dinilai gagal. Salah satu penyebab kegagalan adalah kurangnya pemahaman terhadap kondisi sosial budaya masyarakat setempat dan ketidakcocokan kondisi lingkungan. Hal itu dikatakan Staf Ahli Menteri Percepatan Pembangunan Wilayah Timur Rosyid M di Palangkaraya, Rabu (8/10).

Menurutnya, ketikberhasilan lahan gambut untuk padi ini sudah terjadi dari mulai pelaksanaan proyek yakni perencanaan dan perancangan, tahap pelaksanaan dan terakhir tahap pemberdayaan lahan.

Pada tahap perencanaan dan perancangan terdapat kesalahan pada Analisa Dampak Lingkungan (Amdal), yang dibuat dan dilaksanakan bersamaan dengan pekerjaan proyek. Disamping itu, ada keterbatasan data dasar yang digunakan untuk perancangan sumber daya alam (SDA), sehingga banyak asumsi dipakai yang kemudian diketahui tidak benar.

Pada tahap pelaksanaan proyek, membelah bagian tengah kubah gambut untuk pengairan, justru mengakibatkan kekeringan. Karena fungsi kubah gambut sebagai penyimpan air menjadi hilang atau berkurang. "Akibatnya lahan sejuta hektar hanya merusak lingkungan, katanya .

Menurutnya, dengan perencanaan yang tidak matang, saat ini di area proyek lahan gambut sejuta hektar yang terletak di Kabupaten Kapuas dan Barito Selatan, Kalimantan Tengah, jadi mubazir. Sekitar 80 persen lahan yang direncanakan bisa ditanami padi, malah jadi lahan tidur. Hal itu tentu saja merugikan para transmigran yang memang diserahi menggarap lahan gambut. Karena tidak bisa menggarap tanahnya, masyarakat kemudian memilih melakukan penebangan liar hutan gambut.

Seperti diketahui, PLG Sejuta Hektar merupakan proyek warisan mantan Presiden Suharto. Proyek yang diharapkan menjadi salah satu tempat swasembada beras di Indonesia dan dikerjakan secara bertahap dari tahun 1996, berhasil mencetak sekitar 3 ribu hektar sawah. Namun proyek itu akhirnya dihentikan pada tahun 1999, seiring dengan tumbangnya rezim Orde Baru (Orba).

Karana WW - Tempo News Room






Hasil Liga Jerman: Gebuk Wolfsburg 4-2, Bayern Munchen Kembali ke Posisi Teratas

57 menit lalu

Hasil Liga Jerman: Gebuk Wolfsburg 4-2, Bayern Munchen Kembali ke Posisi Teratas

Bayern Munchen mendapatkan tiga gol dalam waktu sepuluh menit.


Hasil Liga Inggris: Harry Kane Cetak Rekor Gol, Tottenham Hotspur Tumbangkan Manchester City 1-0

1 jam lalu

Hasil Liga Inggris: Harry Kane Cetak Rekor Gol, Tottenham Hotspur Tumbangkan Manchester City 1-0

Harry Kane mencetak 267 gol dalam 416 penampilan untuk Spurs di semua kompetisi, melampaui rekor Jimmy Greaves.


Tabrak Lari Siswa SMK di Ciputat, Pakar Minta Polisi Tidak Cepat Bikin Kesimpulan seperti Kasus Mahasiswa UI

2 jam lalu

Tabrak Lari Siswa SMK di Ciputat, Pakar Minta Polisi Tidak Cepat Bikin Kesimpulan seperti Kasus Mahasiswa UI

Selain CCTV, polisi harus memeriksa sopir truk dan sopir bus TransJakarta dalam kasus tabrak lari yang menewaskan siswa SMK itu.


Hasil Proliga 2023: Tumbangkan Gresik Petrokimia 3-2, Jakarta Pertamina Fastron Memastikan Tiket Final Four

2 jam lalu

Hasil Proliga 2023: Tumbangkan Gresik Petrokimia 3-2, Jakarta Pertamina Fastron Memastikan Tiket Final Four

Dengan sisa tiga pertandingan, Gresik Petrokimia optimistis bisa masuk empat besar Proliga 2023.


Piala Dunia U-20: Menpora Sebut FIFA Izinkan Indonesia Gelar Upacara Pembukaan dan Penutupan

3 jam lalu

Piala Dunia U-20: Menpora Sebut FIFA Izinkan Indonesia Gelar Upacara Pembukaan dan Penutupan

Piala Dunia U-20 di negara sebelumnya tidak diisi dengan upacara pembukaan dan penutupan.


Polda Metro Jaya Sebut Bripka Madih Tidak Konsisten, Isi Laporan Polisi Beda dengan di Media

3 jam lalu

Polda Metro Jaya Sebut Bripka Madih Tidak Konsisten, Isi Laporan Polisi Beda dengan di Media

Bripka Madih tidak mau mengakui bahwa dulu tanah itu sudah dijual oleh orang tuanya, namun ada satu akta hibah yang sudah disetujuinya.


Profil dan Perjalanan Neymar Bersama Timnas Brasil

3 jam lalu

Profil dan Perjalanan Neymar Bersama Timnas Brasil

Kini Neymar dianggap sebagai pemain Wonderkid Brasil yang serba bisa. Ia sering diplot sebagai penyerang bahkan gelandang serang.


Hasil Liga Italia: Bungkam Spezia 3-0, Napoli Kokoh di Puncak Klasemen

3 jam lalu

Hasil Liga Italia: Bungkam Spezia 3-0, Napoli Kokoh di Puncak Klasemen

Dua gol Victor Osimhen membantu Napoli memperpanjang keunggulan atas Inter Milan di klasemen Liga Italia.


Heru Budi Hartono Sebut Indeks Potensi Kerawanan Sosial Jakarta 18,9 Persen, Ciganjur Paling Rendah

3 jam lalu

Heru Budi Hartono Sebut Indeks Potensi Kerawanan Sosial Jakarta 18,9 Persen, Ciganjur Paling Rendah

Sebelum mengumpulkan para Ketua RW se-Jaksel, Heru Budi terlebih dulu menggelar kegiatan serupa di Jakarta Timur.


Hasil Liga Inggris: Kalahkan Leeds United 1-0, Nottingham Forest Perpanjang Rekor Kemenangan

4 jam lalu

Hasil Liga Inggris: Kalahkan Leeds United 1-0, Nottingham Forest Perpanjang Rekor Kemenangan

Weston McKennie membuat debut Liga Inggris tapi gagal membawa Leeds menang.