Pengacara Berperan Penting dalam Kejahatan di Pengadilan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Penanganan mafia peradilan harus meliputi seluruh jajaran aparat hukum. Dalam urusan ini, titik terlemah peradilan ada pada surat dakwaan. Sementara, pengacara dinilai memiliki peran penting dalam hal kejahatan dalam pengadilan. Demikian salah satu bahasan yang mencuat dalam bedah buku bertajuk Menyingkap Tabir Mafia Peradilan, yang diadakan Indonesian Corruption Watch (ICW), di Jakarta, Selasa (28/1). Tampil sebagai pembicara hakim agung Laica Marzuki, dan pengacara serta pengamat masalah hukum Bambang Widjojanto. Laica menyebutkan, 75 persen permasalahan mafia peradilan ada pada lawyer. Mereka menyuap para hakim dengan berbagai macam cara. Untuk itu, para pengacara diminta untuk memulai gerakan pembersihan mafia peradilan. Hal sebaliknya diungkap Bambang. Hakim adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas buruknya citra pengadilan di Indonesia, katanya. Meski begitu, Bambang mengakui bahwa pengacara memiliki andil yang besar dalam masalah tersebut. Ia mengacu pada banyaknya asosiasi profesi pengacara yang tidak diikuti dengan pemberlakuan kode etik yang baik. Kenyataannya, selama ini sangat sedikit tindakan etik maupun hukum kepada pengacara yang melanggar peraturan. (Anggoro Gunawan-Tempo News

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.