Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Banjir di Sidenreng Rappang Rendam 325 Rumah

Reporter

Editor

Imam Hamdi

image-gnews
Kondisi banjir besar di Mahakam Ulu dengan lima kecamatan dan 37 desa yang terdampak. ANTARA/HO-Basarnas Kaltim
Kondisi banjir besar di Mahakam Ulu dengan lima kecamatan dan 37 desa yang terdampak. ANTARA/HO-Basarnas Kaltim
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bencana banjir melanda Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan pada Sabtu, 1 Juni 2024 sekitar pukul 21.00 WIB kemarin. Sebanyak 325 rumah warga tergenang.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari mengatakan ketinggian banjir sekitar 5 sampai 30 centimeter. 

"Banjir disebabkan oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang," kata Abdul Muhari melalui keterangan tertulisnya pada Ahad, 2 Juni 2024. 

Dia mengatakan hujan disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang di kawasan Jalan Poros Ponrangae, Jalan Emyselan Kabupaten Sidenreng Rappang serta menggenangi pemukiman dan sawah warga. "Hasil pendataan ada 325 kepala keluarga (kk) yang terdampak dan 140 hektare sawah tergenang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," tuturnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Wilayah terdampak yakni Desa Sereang, Kelurahan Lautang Benteng, Rijang Pittu, Wala, Majellinf dan Lakessi di Kecamatan Maritengngae. Kemudian kekuragan Sidenreng di Kecamatan Watang Sidenreng. Daerah Kelurahan Ponrangae di Kecamatan Pitu Riawa juga terdampk.

"BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) telah melakukan penanganan dengan pendataan wilayah terdampak, pembersihan pohon tumbang dan mengevakuasi warga," ujarnya. Abdul Muhari mengatakan kondisi saat ini banjir sudah berangsur surut.

Pilihan editor: Kasus Dugaan Naik Haji Pakai Visa Ziarah, Kemenag Sulsel Telusuri Travel yang Bawa 37 WNI

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Jembatan Cina Ambruk, 11 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Orang Hilang

1 hari lalu

Tangkapan layar kawasan banjir di Kota Meizhou, Guangdong, Tiongkok, 17 Juni 2024.  (File image: Video obtained by Reuters)
Jembatan Cina Ambruk, 11 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Orang Hilang

Sedikitnya sebelas orang tewas dan lebih dari 30 orang masih hilang setelah sebuah jembatan di Cina utara ambruk di tengah hujan lebat


SKK Migas Catat Lifting Minyak Semester I 2024 Capai 576 Ribu Barel per Hari

2 hari lalu

Ilustrasi proyek migas SKK Migas. Foto: dok SKK Migas
SKK Migas Catat Lifting Minyak Semester I 2024 Capai 576 Ribu Barel per Hari

SKK Migas memprediksi lifting minyak pada semester II atau hingga akhir 2024 sebesar 595 ribu BOPD.


Toronto Terendam Banjir

4 hari lalu

Ilustrasi banjir. ANTARA/Pey Hardi Subiantoro
Toronto Terendam Banjir

Banjir di Toronton Kanada menyebabkan listrik padam, gangguan lalu lintas dan sejumlah penerbangan terlambat atau bahkan dibatalkan.


BNPB: Longsor di Mimika, Tujuh Warga Meninggal

4 hari lalu

Ilustrasi tanah longsor. Tempo/Imam Hamdi
BNPB: Longsor di Mimika, Tujuh Warga Meninggal

Menurut BNPB, hujan lebat tiga hari menyebabkan tanah longsor di Mimika, Papua Tengah, 14 Juli 2024. Tujuh warga meninggal dunia.


Hujan Badai di Toronto, Rumah Mewah Drake Kebanjiran

4 hari lalu

Rapper Drake memperlihatkan kondisi dalam rumahnya yang tergenang air karena badai besar di Toronto. Foto: Instagram/@champagnepapi
Hujan Badai di Toronto, Rumah Mewah Drake Kebanjiran

Rapper Drake menunjukkan kondisi di dalam rumahnya yang terendam banjir akibat hujan badai melanda Toronto.


Banjir di Luwu Utara Akibat Luapan Empat Sungai, Jalan Trans Sulawesi Ikut Terdampak

4 hari lalu

Kondisi banjir di Kab Luwu Utara, Senin (15/7). Sumber video: BPBD Kab Luwu Utara
Banjir di Luwu Utara Akibat Luapan Empat Sungai, Jalan Trans Sulawesi Ikut Terdampak

Hujan deras sejak 15 Juli lalu membuat sejumlah sungai utama di Kabupaten Luwu Utara meluap dan melimpas ke pemukiman masyarakat.


Konsistensi Heru Menambah RTB Pengendali Banjir

6 hari lalu

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meninjau Rumah Pompa Air Sentiong di Ancol, Jakarta Utara, Kamis, 29 Februari 2024. Dok. Pemprov DKI, beritajakarta.com
Konsistensi Heru Menambah RTB Pengendali Banjir

Selama 2024, ada delapan waduk/embung yang dibangun di Jakarta. Dua di antaranya adalah waduk baru.


BNPB: 7.000 Lebih Warga Mengungsi Imbas Banjir di Kota Gorontalo

6 hari lalu

Warga mengungsi dengan menggunakan perahu di Tilango, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Jumat, 12 Juli 2024. Pemerintah setempat mendata 9.370 warga dari delapan desa di Kecamatan Tilango terkena dampak banjir luapan Danau Limboto, Sungai Tapodu dan Bulango. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
BNPB: 7.000 Lebih Warga Mengungsi Imbas Banjir di Kota Gorontalo

Banjir ini menjadi yang terparah di Gorontalo pada pertengahan tahun 2024


Mengenal Lebih Jauh Bencana Hidrometeorologi

7 hari lalu

Wilayah yang masih terdampak banjir di Kota Gorontalo, per Sabtu, 13 Juli 2024, pukul 11.00 WITA. Lembaga Salam Puan
Mengenal Lebih Jauh Bencana Hidrometeorologi

bencana hidrometeorologi merupakan fenomena bencana alam atau proses merusak yang terjadi di atmosfer (meteorologi), air (hidrologi), atau lautan.


Viral #PrayforGorontalo di Medsos dan Hujan Tak Normal di Awal Juli

8 hari lalu

Foto aerial rumah yang terendam banjir di Tilango, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Jumat, 12 Juli 2024. Pemerintah setempat mendata 9.370 warga dari delapan desa di Kecamatan Tilango terkena dampak banjir luapan Danau Limboto, Sungai Tapodu dan Bulango. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
Viral #PrayforGorontalo di Medsos dan Hujan Tak Normal di Awal Juli

Hujan yang turun di Kota dan Kabupaten Gorontalo, serta Kabupaten Bone Bolango ibarat tak pernah jeda sepanjang awal Juli ini.