Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Timnas Amin Desak Polisi Tangkap Orang yang Mengancam Menembak Anies Baswedan

Reporter

Editor

Juli Hantoro

image-gnews
Calon presiden Indonesia nomor urut 01, Anies Baswedan menjalani diskusi pada acara Desak Anies di Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis, 11 Januari 2024. Dalam acara tersebut Anies mengatakan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan IKN sebaiknya digunakan untuk membangun infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat di Kalimantan. Misalnya, infrastruktur transportasi seperti jalur kereta api yang menghubungkan Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, dan Tarakan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Calon presiden Indonesia nomor urut 01, Anies Baswedan menjalani diskusi pada acara Desak Anies di Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis, 11 Januari 2024. Dalam acara tersebut Anies mengatakan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan IKN sebaiknya digunakan untuk membangun infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat di Kalimantan. Misalnya, infrastruktur transportasi seperti jalur kereta api yang menghubungkan Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, dan Tarakan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin atau Timnas Amin, Amiruddin al Rahab mendesak kepolisian untuk menangkap pihak-pihak yang mengancam akan menembak calon presiden Anies Baswedan.

"Jika orang-orang seperti itu dibiarkan, maka Pemilu kita bisa rusak, dan hasutan kebencian bisa marak. Makanya polisi harus bisa menangkap orang tersebut," kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat, 12 Januari 2024. 

Sebelumnya, Anies diancam ditembak saat melakukan siaran langsung di Tiktok. Seperti  diketahui Anies mulai rutin melakukan siaran langsung Tiktok untuk menyapa pendukungnya.  

Amiruddin mengatakan ancaman akan menembak Anies Bawaswedan merupakan tindak pidana. Pasalnya sudah mengancam hidup seseorang. Tak hanya itu ancaman menembak merupakan perbuatan hasutan kebencian. 

"Oleh karena itu Polri harus segera bisa menangkap pemilik akun medsos yang melontarkan ancaman tersebut. Serta memprosesnya secara hukum," kata mantan Komisioner Komnas HAM ini. 

Amir mengatakan pihaknya ingin Pilpres dan Pemilu bisa berjalan damai, tanpa hasutan kebencian. 

Senada dengan Amir, Juru bicara Timnas Amin Billy David juga meminta kepolisian sigap merespons ancaman serius tersebut.

 "Kami rasa pihak keamanan sudah mulai bergerak, dan kami mengapresiasi. Namun, kami juga tetap berharap pihak keamanan bisa bertindak cepat dalam merespon ancaman-ancaman serius seperti itu," katanya saat dihubungi via pesan WhatsApp, Jumat, 12 Januari 2024. 

 Menurut Billy, polisi seharusnya responsif terhadap ancaman-ancaman seperti itu. Bukan hanya kepada Anies Baswedan, tapi juga berlaku untuk capres lainnya. Supaya para capres ini selalu aman.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

 "Bukan hanya responsif terhadap ancaman namun juga memitigasi ancaman-ancaman kepada semua paslon," katanya. 

Billly mengatakan pihaknya di lapangan selalu melakukan evaluasi harian, tim pengamanan juga responsif dan adaptatif menjaga capresnya. "Yang jelas tim pengamananan akan tetap waspada,"katanya. 

Menurut Billy, pihaknya tetap menyerahkan ikhtiar kepada Tuhan yang Maha Esa. Selain itu, paslon Amin mempercayai kekuatan terbesar adalah rakyat. 

"Kami melihat begitu banyaknya rakyat yang ikut menjaga dan mengawasi Pak Anies dan Gus Imin dalam setiap agenda," katanya. 

Anies Tak Berencana Melaporkan ke Penegak Hukum

Anies merespons ancaman penembakan yang dialaminya saat live Tiktok. Ia berharap hal buruk tersebut tidak terjadi.

“Mudah-mudahan tidak kejadian. Kalau itu dianggap ancaman ya biar pihak penegak hukum bisa menindaklanjuti,” kata Anies di Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis, 11 Januari 2024.

 Anies pun belum memiliki rencana melaporkan ancaman ini baik ke badan pengawas pemilu atau Bawaslu maupun pihak kepolisian.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Jadi Tidaknya PDIP Usung Ahok ke Pilgub Jakarta Tunggu Rapat yang Dipimpin Megawati

11 jam lalu

(kika) Calon Wagub DKI Jakart Basuki Tjahaja Pernama (Ahok) bersama ketua DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputr. TEMPO/Dasril Roszandi
Jadi Tidaknya PDIP Usung Ahok ke Pilgub Jakarta Tunggu Rapat yang Dipimpin Megawati

Said Abdullah mengatakan keputusan mengusung Ahok di Pilgub Jakarta masih menunggu rapat partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri


Presiden PKS Jenguk Anies Baswedan yang Sempat Sakit usai Berlibur di Eropa

16 jam lalu

Ketua Majelis Syuro PKS Salim Assegaf Aljufrie (tengah), Presiden PKS Sohibul Iman (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berfoto bersama saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PKS 2019 di Jakarta, Kamis 14 November 2019. ANTARA FOTO/M. Risyal Hidayat/ama/aa.
Presiden PKS Jenguk Anies Baswedan yang Sempat Sakit usai Berlibur di Eropa

Presiden PKS menjenguk Anies Baswedan di kediamannya di Jakarta. PKS sebut pertemuan itu tak membahas soal Pilkada Jakarta.


Nasdem Siap Jika Anies Baswedan Lawan Ahok di Pilgub Jakarta

19 jam lalu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tertawa bersama dengan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) usai hadiri acara pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat
Nasdem Siap Jika Anies Baswedan Lawan Ahok di Pilgub Jakarta

Nasdem belum meresmikan dukungan kepada Anies Baswedan di Pilgub Jakarta.


Anies Pilkada Jakarta 2024: Lawan Tandingan hingga Pertimbangan Pendamping

2 hari lalu

Anies Baswedan di Kawasan Jakarta Selatan siang ini, Rabu, 19 Juni 2024. TEMPO/Septi Nadya
Anies Pilkada Jakarta 2024: Lawan Tandingan hingga Pertimbangan Pendamping

Tokoh yang bakal mendampingi Anies maju dalam Pilkada masih terus dipertimbangkan, termasuk peluang kandidat lawan untuk persaingan.


Elektabilitas Ahok Masih Tinggi di Jakarta, Said Abdullah PDIP Bilang Bisa Kalahkan Anies Baswedan

2 hari lalu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat mengobrol saat usai acara pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat
Elektabilitas Ahok Masih Tinggi di Jakarta, Said Abdullah PDIP Bilang Bisa Kalahkan Anies Baswedan

Elektabilitas Ahok yang berada di peringkat kedua dalam survei Litbang Kompas.


Pria di Semarang Tembak Kucing Hingga Mati, Jengkel Karena si Kucing Sering Buang Kotoran di Area Rumah

2 hari lalu

Pelaku penembak kucing di Semarang dihadirkan saat pers rilis di Mapolrestabes Semarang, Selasa. (ANTARA/I.C. Senjaya)
Pria di Semarang Tembak Kucing Hingga Mati, Jengkel Karena si Kucing Sering Buang Kotoran di Area Rumah

Pria tersebut menembak kucing dengan tiga peluru gotri dari pistol jenis airsoft gun. Polisi langsung menahan dan menjeratnya dengan pasal KUHP.


Soal Peluang Bakal Cawagub Lain untuk Dampingi Anies di Pilgub Jakarta

2 hari lalu

Anies Baswedan. Foto: Instagram.
Soal Peluang Bakal Cawagub Lain untuk Dampingi Anies di Pilgub Jakarta

PKS telah menyodorkan kadernya sebagai bacawagub untuk mendampingi Anies di Pilgub Jakarta. Bagaimana dengan PKB dan PDIP?


Profil Sudirman Said, Eks Co-Captain Anies Baswedan di Pilpres 2024 yang Ikut Seleksi Capim KPK

3 hari lalu

Juru Bicara bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan, Sudirman Said, saat ditemui di Sekretariat Perubahan, Brawijaya, Jakarta Selatan, pada Rabu, 18 Oktober 2023. TEMPO/Daniel A. Fajri
Profil Sudirman Said, Eks Co-Captain Anies Baswedan di Pilpres 2024 yang Ikut Seleksi Capim KPK

Apa alasan Sudirman Said memutuskan untuk mendaftar seleksi capim KPK? Lantas, apa harapan eks co-captain Anies Baswedan di Pilpres 2024 itu?


Tanggapan Sudirman Said Soal Daftar Capim KPK: Saya Akan Ikut Ambil Bagian

4 hari lalu

Sudirman Said. dok.TEMPO
Tanggapan Sudirman Said Soal Daftar Capim KPK: Saya Akan Ikut Ambil Bagian

Eks Menteri ESDM Sudirman Said buka suara soal dirinya didorong pegiat antikorupsi dan koalisi masyarakat sipil maju sebagai capim KPK.


Sekjen PAN Sebut KIM Berupaya Satu Suara di Pilgub Jakarta dan Jabar, Ini Alasannya

4 hari lalu

Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno memberikan keterangan saat konferensi pers menjelang Rakernas ke-4 di DPP PAN, Jakarta Selatan, Kamis, 27 Juni 2024. Rakernas 4 PAN yang diselenggarakan pada 29 Juni ini akan membahas tentang strategi partai termasuk evaluasi Pemilu dan pelaksanaan Pilkada di sejumlah wilayah, Selain itu PAN juga mengusung anak dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Zita Anjani menjadi kontestas Pilkada Jakarta 2024. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Sekjen PAN Sebut KIM Berupaya Satu Suara di Pilgub Jakarta dan Jabar, Ini Alasannya

Parpol KIM masih menggelar survei akhir untuk menentukan nama-nama yang diusung pada Pilgub Jabar.