Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kemensos Tegaskan Tasdi Tidak Menjadi Staf Mensos Tri Rismaharini

Reporter

Editor

Febriyan

image-gnews
Tersangka Bupati Purbalingga, Tasdi, memakai rompi tahanan dan menunjukkan salam metal seusai menjalani pemeriksaan pasca-terjaring operasi tangkap tangan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa, 5 Juni 2018. TEMPO/Imam Sukamto
Tersangka Bupati Purbalingga, Tasdi, memakai rompi tahanan dan menunjukkan salam metal seusai menjalani pemeriksaan pasca-terjaring operasi tangkap tangan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa, 5 Juni 2018. TEMPO/Imam Sukamto
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Plt Kepala Biro Komunikasi Kementerian Sosial (Kemensos) Roma Uli Jaya Sinaga menegaskan tidak ada staf khusus baru Menteri Sosial Tri Rismaharini yang bernama Tasdi. Roma menjawab kabar soal mantan Bupati Purbalingga yang juga mantan narapidana kasus korupsi, tersebut, bertugas sebagai staf khusus Risma.

Roma menyatakan bahwa hingga saat ini Risma belum melakukan perubahan pada jajaran staf khususnya.

"Tidak ada perubahan," tegas Roma saat dihubungi, Selasa, 14 Maret 2023. 

Dia menambahkan, pegawai staf khusus di Kemensos masih sesuai dengan SK yang ada, yaitu masih berjumlah lima orang. 

"Staf Khusus Menteri Sosial berjumlah 5 orang sesuai dengan Surat Keputusan masih berlaku,"  kata dia.

Sebelumnya Tasdi dikabarkan bertugas menjadi Staf Khusus Mensos Tri Rismaharini. Pria yang merupakan kader PDIP tersebut kabarnya akan menangani masalah sosial. 

Dalam beberaa pemberitaan juga Tasdi mengaku telah meaksanakan tugas peninjauan ke beberapa provinsi di Indonesia. Tasdi mengaku dalam waktu dekat akan mengunjungi Aceh dan Kepulauan Natuna. 

Tasdi Terjerat Kasus Suap

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tasdi merupakan mantan terpidana kasus korupsi pembangunan Purbalingga Islamic Center Tahan 2.  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjerat Tasdi sedang menerima suap dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) pada awal Juni 2018.

Diketahui persidangan, Tasdi disebut menerima sebesar suap sebesar Rp 115 juta dari Rp 500 juta agar memenangkan PT Sumber Bayak Kreasi dalam proyek pembangunan Islamic Center Purbalingga.

Akibatnya Tasdi divonis 7 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Jawa Tengah, pada 6 Februari 2019 

Tasdi dapatkan pembebasan bersyarat pada 7 September 2022 setelah menjalani masa hukuman penjara 3,5 tahun.

Tasdi merupakan rekan separtai Tri Rismaharini, PDIP. Selain sebagai Bupati Purbalingga, Tasdi tercatat pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Purbalingga selama dua periode, yakni 2004-2009 dan 2009-2014.

Pria berusia 54 tahun itu juga sempat menduduki jabatan Wakil Bupati Purbalingga sebelum maju pada Pilkada 2015. Dia saat itu berpasangan dengan Dyah Hayuning Pratiwi yang merupakan putri dari mantan Bupati Purbalingga Triyono Budi Sasongko.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Soal Peluang Khofifah-Emil Dardak Lawan Kotak Kosong di Pilgub Jatim

1 jam lalu

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) berbincang dengan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak (kanan) saat meninjau tempat kerja di kompleks Kantor Gubernur Jatim di Surabaya, Jawa Timur, Jumat 15 Februari 2019. ANTARA FOTO/Moch Asim
Soal Peluang Khofifah-Emil Dardak Lawan Kotak Kosong di Pilgub Jatim

Elektabilitas Khofifah-Emil Dardak terbilang tinggi di Pilgub Jatim. Namun, apakah duet Khofifah-Emil bakal melawan kotak kosong?


Emil Dardak Tanggapi Wacana Duet KH Marzuki-Risma di Pilgub Jatim 2024

2 jam lalu

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) bertemu mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (kanan) dan Emil Dardak (kiri), di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan pada Jumat, 7 Juni 2024. TEMPO/Sultan Abdurrahman
Emil Dardak Tanggapi Wacana Duet KH Marzuki-Risma di Pilgub Jatim 2024

Emil Dardak menanggapi rencana PKB untuk mengusung KH Marzuki - Tri Rismaharini di Pilgub Jatim 2024.


Respons Sejumlah Pihak Soal Duet Anies-Kaesang di Pilkada Jakarta 2024: PDI Menolak, PKB Buka Peluang, Apa Kata Gibran?

20 jam lalu

Anies Baswedan dan Kaesang Pangarep. TEMPO
Respons Sejumlah Pihak Soal Duet Anies-Kaesang di Pilkada Jakarta 2024: PDI Menolak, PKB Buka Peluang, Apa Kata Gibran?

Suara-suara diajukannya Anies-Kaesang di Pilkada Jakarta 2024 terus terdengar. Apa kata PDIP, PKB, dan Gibran?


Pengamat Sebut Koalisi PKS-PDIP Bisa Menang Pilgub Jakarta Siapapun yang Diusung

23 jam lalu

Warga berfoto dengan Si Mayor yakni Maskot pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta berupa boneka Macan Kemayoran saat peluncuran tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Sabtu 25 Mei 2024. Kegiatan itu sebagai penanda bahwa KPU DKI Jakarta telah siap memulai tahapan pilkada pada Juni 2024 hingga hari pencoblosan 27 November 2024. ANTARA FOTO/Reno Esnir
Pengamat Sebut Koalisi PKS-PDIP Bisa Menang Pilgub Jakarta Siapapun yang Diusung

Kerja sama politik antara PKS dan PDIP akan menjadi koalisi kuat karena mereka merupakan partai terbesar di Daerah Khusus Jakarta.


PDIP Sambut Positif Deklarasi Anies Baswedan Maju di Pilgub Jakarta, Bagaimana Peluang Koalisi dengan PKB dan PKS?

1 hari lalu

Anies Baswedan dan Andika Perkasa. FOTO/youtube/Andika Perkasa
PDIP Sambut Positif Deklarasi Anies Baswedan Maju di Pilgub Jakarta, Bagaimana Peluang Koalisi dengan PKB dan PKS?

PDIP menanggapi deklarasi Anies Baswedan secara positif. Buka peluang koalisi dengan PKB dan PKS.


Peluang Koalisi PDIP-PKS dan Kerja Sama dengan Anies di Pilkada 2024

1 hari lalu

Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo (dua dari kiri) menyambut kehadiran para pengurus DPD PKS Kota Solo dalam pertemuan di wilayah Pucang Sawit, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Selasa, 28 Mei 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE.
Peluang Koalisi PDIP-PKS dan Kerja Sama dengan Anies di Pilkada 2024

Kata pengamat soal peluang koalisi PDIP dan PKS di Pilkada 2024.


Politikus PDI Perjuangan Ungkap Alasan Partainya Masih di Kabinet Jokowi

1 hari lalu

Chico Hakim. Instagram
Politikus PDI Perjuangan Ungkap Alasan Partainya Masih di Kabinet Jokowi

Politikus PDI Perjuangan Chico Hakim mengungkap alasan partainya masih bertahan di Kabinet Indonesia Maju meski kini berseberangan dengan Jokowi.


Masinton Geram Barang Milik Staf Hasto Disita KPK: Praktik Konyol!

1 hari lalu

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Masinton Pasaribu di kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa, 8 Oktober 2019. TEMPO/Andita Rahma
Masinton Geram Barang Milik Staf Hasto Disita KPK: Praktik Konyol!

Masinton Pasaribu mengkritik penyitaan barang milik staf Hasto oleh KPK. Dia menyayangkan tindakan yang tak sesuai hukum itu.


PAN Nilai Risma dan Marzuki Mustamar Bisa Jadi Penantang Khofifah di Pilgub Jatim

1 hari lalu

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyampaikan bakal mengusung Emil Elestianto Dardak dan Khofifah Indar Parawansa di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur, di Kantor DPP PAN, Senin, 3 Juni 2024. Tempo/Aisyah Amira Wakang.
PAN Nilai Risma dan Marzuki Mustamar Bisa Jadi Penantang Khofifah di Pilgub Jatim

PAN memperkirakan Risma dan Marzuki Mustamar menjadi pesaing Khofifah di Pilgub Jatim.


Sepak Terjang Penyidik KPK Rossa Purbo Bekti, Kini Dilaporkan Buntut Sita Ponsel Hasto Kristiyanto

1 hari lalu

Anggota Tim Hukum Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ronny Talapessy memberikan keterangan kepada wartawan saat melaporkan penyidik KPK Rossa Purbo Bekti ke Dewan Pengawas KPK di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2024. Rossa Purbo Bekti dilaporkan ke Dewas KPK terkait penggeledahan dan penyitaan sejumlah barang dari staf Hasto Kristiyanto, Kusnadi saat Sekjen PDI Perjuangan itu diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap yang menjerat mantan caleg PDI Perjuangan Harun Masiku, pada Senin (10/6). TEMPO/Imam Sukamto
Sepak Terjang Penyidik KPK Rossa Purbo Bekti, Kini Dilaporkan Buntut Sita Ponsel Hasto Kristiyanto

Upaya "menyingkirkan" AKBP Rossa Purbo Bekti dari KPK sejak sita ponsel Hasto dalam kasus Harun Masiku. Ini sepak terjangnya di KPK.