Survei Charta Politika: Deklarasi Anies Baswedan Genjot Elektabilitas NasDem

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (tengah), Bakal calon presiden dari Partai NasDem Anies Baswedan (kiri), dan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate (kanan) berbincang saat menghadiri Puncak Perayaan HUT ke-11 NasDem di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat, 11 November 2022. Partai NasDem merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 bertemakan "It's Time! Restorasi Indonesia dan menggelar NasDem Umkm Trade Show. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Survei lembaga Charta Politika Indonesia menyebut deklarasi Anies Baswedan sebagai calon presiden oleh Partai NasDem berhasil membuat elektabilitas partai besutan Surya Paloh itu naik cukup signifikan. Bahkan, lembaga itu mencatat elektabilitas Partai NasDem saat ini merupakan yang tertinggi selama 2022. 

"NasDem mengalami kenaikan dari 4,8 persen menjadi 6 persen, dari survei ini ada kecendurungan ini angka tertinggi selama tahun 2022. Bisa dispekulasikan ada momentum pengaruh dari deklarasi Partai NasDem terhadap Anies Baswedan," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya saat konferensi pers secara daring, Selasa, 29 November 2022.

Beberapa faktor yang membuat efek ekor jas berpengaruh terhadap NasDem, karena sampai saat ini hanya partai pimpinan Surya Paloh itu yang mengusung Anies Baswedan. Selain itu, Yunarto menyebut para kader NasDem dan Anies bekerja keras dengan bertemu masyarakat usai deklarasi digelar.  "Artinya ada spekulasi karena klaim yang dilakukan NasDem sendiri terhadap Anies Baswedan, ini membawa efek ekor jas terhadap NasDem," kata Yunarto. 

PAN Sentuh Ambang Batas Parlemen

Ketua Umum NasDem Surya Paloh mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024 pada awal Oktober 2022. Sejak deklarasi dilakukan, Anies rajin melakukan safari politik ke berbagai tempat di Indonesia. 

Meski begitu, naiknya elektabilitas NasDem hanya menempatkan partai itu dalam urutan keenam sebagai partai dengan elektabilitas terbesar. Pada urutan pertama, terdapat PDI Perjuangan dengan angka 21,7 persen, Gerindra, 14,5 persen, Golkar 9,8 persen, PKB 8,5 persen, Demokrat 7,3 persen, PKS 6,9 pesen, NasDem 6 persen, dan PAN 4 persen. "PAN pertama kalinya dalam survei kami sudah melewati angka parliamentary threshold," kata Yunarto. 

Pada urutan selanjutnya ada PPP 3,6, Perindo 2,5 persen, dan partai lain di bawah 1 persen. Yunarto menjelaskan, walaupun PPP masih belum menyentuh angka parliamentary threshold, namun elektabilitas partai berlambang Ka'bah ini berhasil naik cukup signifikan dibanding survei sebelumnya yang hanya 1 persen. 

Survei Charta Politika Indonesia ini digelar pada 4-12 November 2022 dengan melibatkan 1.220 koresponden dengan metode random sampling. Adapun memiliki margin of error survei ini sebesar 2,83 persen.

Baca Juga: Partai NasDem Mengklaim Mulai Rasakan Efek Anies Baswedan






Agenda Jokowi di Rabu Pon: Hadiri Acara Perbankan, Internal, dan Terbang ke Bali

2 jam lalu

Agenda Jokowi di Rabu Pon: Hadiri Acara Perbankan, Internal, dan Terbang ke Bali

Besok Rabu Pon, 1 Februari 2023 disebut-sebut akan jadi momen Jokowi umumkan reshuffle. Istana mengatakan agenda Jokowi besok ke Bali.


Ada Perjanjian Anies Baswedan dengan Prabowo, Gerindra: Bukan Konsumsi Publik

4 jam lalu

Ada Perjanjian Anies Baswedan dengan Prabowo, Gerindra: Bukan Konsumsi Publik

Politikus Gerindra Dasco membenarkan ada dokumen perjanjian antara Anies Baswedan dan Prabowo. Tapi ia menyebut bukan konsumsi publik.


Zulhas dan Airlangga Kompak Bungkam Soal Anies Baswedan Dapat Tiket Nyapres

6 jam lalu

Zulhas dan Airlangga Kompak Bungkam Soal Anies Baswedan Dapat Tiket Nyapres

Zulhas dan Airlangga Hartarto tak banyak bicara saat ditanyai pendapat soal Anies Baswedan yang sudah dapat tiket capres dari 3 partai.


Guru Besar Hukum Sebut Penetapan Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Kecelakaan Sudah Benar

6 jam lalu

Guru Besar Hukum Sebut Penetapan Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Kecelakaan Sudah Benar

Penetapan tersangka dalam kasus tabrakan menewaskan mahasiswa UI, Hasya Attalah Syaputra, hingga ditetapkan tersangka, sudah benar.


Di Tengah Isu Reshuffle, Menteri LHK Absen dalam Rapat Soal Beras dengan Jokowi

6 jam lalu

Di Tengah Isu Reshuffle, Menteri LHK Absen dalam Rapat Soal Beras dengan Jokowi

Di tengah isu reshuffle, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar tak hadir dalam rapat soal beras dengan Presiden Jokowi di Istana Negara hari ini.


Prabowo dan Sandiaga Sempat Bahas Anies Baswedan sebagai Capres 2024

6 jam lalu

Prabowo dan Sandiaga Sempat Bahas Anies Baswedan sebagai Capres 2024

Jika harus dihadapkan dengan memilih antara Anies dan Prabowo, Sandiaga dengan tegas mengatakan akan memilih Prabowo.


PKS Depok Dukung Penuh Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

7 jam lalu

PKS Depok Dukung Penuh Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Ketua DPD PKS Kota Depok Imam Budi Hartono menyatakan mendukung penuh keputusan DPP partai berlambang bulan sabit kembar tersebut menjadikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) untuk Pilpres 2024


Ternyata Ini Alasan Sandiaga Uno Beri Posisi Cagub DKI Jakarta 2017 ke Anies Baswedan

7 jam lalu

Ternyata Ini Alasan Sandiaga Uno Beri Posisi Cagub DKI Jakarta 2017 ke Anies Baswedan

Sandiaga mengungkapkan soal pencalonan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI 2017. Apa itu?


Ditanya Soal Evaluasi Menteri, Bahlil: Sesama Sopir Angkot Dilarang Saling Mendahului

8 jam lalu

Ditanya Soal Evaluasi Menteri, Bahlil: Sesama Sopir Angkot Dilarang Saling Mendahului

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dipanggil Presiden Jokowi ke Istana Negara hari ini. Dia mengaku tak tahu soal isu reshuffle.


Mendagri Kantongi 3 Nama Calon Sekda DKI: Pejabat BPK, Bekas Kolega Heru Budi, dan Wali Kota

10 jam lalu

Mendagri Kantongi 3 Nama Calon Sekda DKI: Pejabat BPK, Bekas Kolega Heru Budi, dan Wali Kota

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan tiga nama calon Sekda DKI telah diserahkan ke Mendagri. Seperti apa latar belakang mereka?