Isu Persatuan Umat Bakal Dibahas di Muktamar Muhammadiyah ke-48

Reporter

Wakil Ketua MUI Anwar Abbas. ANTARA/Fransiska Ninditya

TEMPO.CO, Jakarta - Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah akan menyelenggarakan Muktamar Muhammadiyah ke-48 pada Kamis 17 November ingga Ahad 20 November 2022, di Solo. Isu yang akan dibahas adalah memperkuat persatuan umat.

"Memang umat Islam di negeri ini secara statistik merupakan kelompok mayoritas tetapi umat Islam belum bisa tampil sebagai kekuatan mayoritas yang menentukan karena masih diselimuti oleh mental minoritas dan pecundang," ujar Anwar Abbas selaku Ketua PP Muhammadiyah pada pernyataan tertulis yang diterima Tempo, Selasa 15 November 2022.

Meskipun sudah ada ormas-ormas Islam yang merupakan kekuatan dan wujud partisipasi umat dalam kehidupan kebangsaan, ternyata eksistensi dari ormas-ormas Islam itu masih belum cukup tangguh untuk menjadikan umat Islam sebagai kekuatan penentu di negeri ini.

"Hal itu mungkin disebabkan karena masih kuat dan kentalnya sentimen primordial dan masih lemahnya nilai-nilai persatuan, persaudaraan dan tolong menolong di antara mereka," ujarnya.

Atas hal tersebut, Muhammadiyah menilai perlunya usaha-usaha serius melalui literasi dan edukasi intensif di lembaga-lembaga pendidikan Islam. 

Anwar Abbas menyatakan, hal tersebut dilakukan agar terciptanya Indonesia yang maju dan berkeadilan, di mana rakyatnya hidup dengan aman, tentram, damai sejahtera dan bahagia serta menjunjung tinggi akhlak, moral dan budi pekerti yang luhur serta mulia.

NESA AQILA

Baca: 92 Nama Masuk Calon Ketua Umum di Muktamar Muhammadiyah Ke-48






NU dan Muhammadiyah Kompak, PAN: Oase di Tengah Istilah Cebong-Kadrun

1 hari lalu

NU dan Muhammadiyah Kompak, PAN: Oase di Tengah Istilah Cebong-Kadrun

Peringatan satu abad Nahdlatul Ulama di Sidoarjo menunjukkan kekompakan dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU dan Muhammadiyah.


Peringatan Satu Abad NU, Ini Ucapan dari PP Muhammadiyah

1 hari lalu

Peringatan Satu Abad NU, Ini Ucapan dari PP Muhammadiyah

Muhammadiyah berharap peringatan satu abad NU bisa menjadi momentum organisasi Islam terbesar di dunia tersebut bangkit dan digdaya.


Satu Abad NU, Muhammadiyah: Semoga Jadi Ormas Islam yang Makin Digdaya

2 hari lalu

Satu Abad NU, Muhammadiyah: Semoga Jadi Ormas Islam yang Makin Digdaya

Ketua Umum PP Muhammadiyah berharap NU menjadi ormas Islam yang bangkit dan makin digdaya dalam usianya yang menginjak satu abad.


1 Abad NU, Ketua Umum PP Muhammadiyah: Semoga Semakin Besar dan Kuat Menjaga Bangsa

2 hari lalu

1 Abad NU, Ketua Umum PP Muhammadiyah: Semoga Semakin Besar dan Kuat Menjaga Bangsa

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir turut memberikan doa dan harapan menyambut peringatan harlah 1 abad Nahdlatul Ulama.


PP Muhammadiyah Soroti Soal Sampah Berserakan di Masjid Raya Al Jabbar Bandung

2 hari lalu

PP Muhammadiyah Soroti Soal Sampah Berserakan di Masjid Raya Al Jabbar Bandung

Sejak diresmikan pada akhir Januari lalu, Masjid Raya Al Jabbar lekas menjadi viral dan dikunjungi oleh masyarakat.


Usulan Penghapusan Jabatan Gubernur, PP Muhammadiyah: Lebih Baik Dibahas Usai Pemilu 2024

2 hari lalu

Usulan Penghapusan Jabatan Gubernur, PP Muhammadiyah: Lebih Baik Dibahas Usai Pemilu 2024

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir turut menyoroti soal usulan penghapusan jabatan gubernur yang dilontarkan Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar atau Cak Imin belum lama ini.


PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1444 H Jatuh Pada 23 Maret 2023

2 hari lalu

PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1444 H Jatuh Pada 23 Maret 2023

PP Muhammadiyah telah menetapkan jatuhnya 1 Ramadhan 1444 H, hari raya Idul Fitri hingga Idul Adha.


Perawat Diduga Gunting Jari Bayi Diberhentikan Sementara

4 hari lalu

Perawat Diduga Gunting Jari Bayi Diberhentikan Sementara

Manajemen Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Palembang, Sumatera Selatan, menonaktifkan seorang perawatnya karena dugaan menggunting satu jari pasien bayi.


Perbedaan Krusial Metode Hisab dengan Hilal untuk Menentukan 1 Ramadan

4 hari lalu

Perbedaan Krusial Metode Hisab dengan Hilal untuk Menentukan 1 Ramadan

Dua metode perhitungan yang umum dipakai untuk menentukan 1 Ramadan adalah metode hisab dan metode hilal. Berikut perbedaan dari keduanya.


Muhammadiyah Setia Pakai Metode Hisab untuk Penentuan 1 Ramadan, Apa Itu Hisab?

5 hari lalu

Muhammadiyah Setia Pakai Metode Hisab untuk Penentuan 1 Ramadan, Apa Itu Hisab?

Metode hisab yang digunakan Muhammadiyah untuk menentukan 1 Ramadan adalah cara menghitung waktu berdasarkan posisi geometri benda-benda langit.