Jokowi Teken Kepres Pemecatan Ferdy Sambo Sejak 26 September

Reporter

Editor

Amirullah

Ekspresi Ferdy Sambo saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinasnya di Jalan Duren Tiga Barat, Jakarta, Selasa, 30 Agustus 2022. TEMPO/Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi menandatangani Keputusan Presiden tentang pemecatan atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atau pemecatan mantan Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Kabar ini disampaikan oleh
Sekretaris Militer Presiden Laksamana Muda TNI Hersan yang menerima langsung berkas pemecatan dari Polri.

"Sudah ditandatangani dan sudah dikirim ke ASDM Polri," kata dia saat dihubungi, Jumat, 30 September 2022. "Itu ditandatangani tanggal 26 September."

Kemarin, Istana juga resmi mengkonfirmasi telah menerima berkas pemecatan tersebut dari Polri. Sehingga, Istana lewat Sekretariat Negara menerbitkan Kepres pemberhentian Sambo ini.

"Tunggu aja, tunggu aja, pokoknya sudah nyampai aja," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung saat ditemui di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2022.

Melanggar Kode Etik

Sebelumnya, Komisi Kode Etik Polisi (KKEP) menetapkan Sambo melanggar kode etik kepolisian. Sidang etik memberhentikan tidak dengan hormat atau PTDH Ferdy Sambo dari Polri.

"Sanksi yang dijatuhkan, pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH sebagai anggota Polri," kata Dedi dalam konferensi pers di Markas Besar Polri pada Jumat tengah malam, 26 Agustus 2022.

Sambo lalu mengajukan banding. Akan tetapi, KKEP Banding menolak banding Sambo atas keputusan pemberhentian tidak dengan hormat tersebut dalam sidang banding yang digelar selama dua jam hari ini, Senin, 19 September 2022.

“Komisi banding memutuskan menolak permohonan banding Ferdy Sambo ,” kata Komjen Agung Budi Maryoto di gedung TNCC, Mabes Polri, Jakarta Selatan, 19 September 2022.

KKEP menyatakan perilaku pelanggar dinilai sebagai perbuatan tercela dan sanksi administratif berupa PTDH dari anggota Polri.

Sidang banding Ferdy Sambo dipimpin oleh jenderal bintang tiga, yakni Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Komisaris Jenderal Agung Budi Maryoto. Adapun Wakil Ketua Komisi Inspektur Jenderal Remigius Sigid Tri Hardjanto. Kemudian anggota terdiri dari Irjen Wahyu Widada, Irjen Setyo Budi Mumpuni, dan Irjen Indra Miza.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Jokowi Bakal Stop Ekspor Bauksit hingga Kopi: Jangan dalam Bentuk Bahan Mentah

4 jam lalu

Jokowi Bakal Stop Ekspor Bauksit hingga Kopi: Jangan dalam Bentuk Bahan Mentah

Jokowi mengingatkan, tahun depan Indonesia bakal menghadapi ancaman resesi sehingga persaingan dalam memperebutkan investor semakin ketat.


Richard Eliezer Ungkap Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Punya Lemari Penyimpanan Senjata Api

4 jam lalu

Richard Eliezer Ungkap Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Punya Lemari Penyimpanan Senjata Api

Richard Eliezer menyatakan melihat lemari penuh senjata api di kamar Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi


Cerita Kaesang Pangarep Pernah Rugi 70 Persen Saat Investasi Saham

4 jam lalu

Cerita Kaesang Pangarep Pernah Rugi 70 Persen Saat Investasi Saham

Kaesang Pangarep, mengatakan untung dan rugi saat investasi saham adalah hal yang wajar.


KKB Tembak Seorang Polisi Hingga Meninggal di Papua

6 jam lalu

KKB Tembak Seorang Polisi Hingga Meninggal di Papua

Seorang anggota Brimob Polres Yakohimo tertembak di bagian wajahnya saat baku tembak dengan KKB.


Kaesang Pangarep Nikah: Sang Pisang hingga Mangkokku Buka Gerai, Ada 3.000 Voucher Gratis

6 jam lalu

Kaesang Pangarep Nikah: Sang Pisang hingga Mangkokku Buka Gerai, Ada 3.000 Voucher Gratis

Kaesang Pangarep mengatakan akan membagikan 3.000 voucher gratis dari Ultra Voucher (PT Trimegah Karya Utama).


Ricky Rizal Bantah Cerita Richard Eliezer Soal Mau Menabrakan Mobil untuk Bunuh Brigadir Yosua

7 jam lalu

Ricky Rizal Bantah Cerita Richard Eliezer Soal Mau Menabrakan Mobil untuk Bunuh Brigadir Yosua

Ricky Rizal membantah kesaksian Richard Eliezer yang menyebut dirinya sempat memiliki ide untuk menabrakkan mobil demi membunuh Yosua.


Kaesang Pangarep Nikah: 100 Persen Siap, Undangan 3 Ribu Orang, Banyak Teman Bapak

7 jam lalu

Kaesang Pangarep Nikah: 100 Persen Siap, Undangan 3 Ribu Orang, Banyak Teman Bapak

Kaesang Pangarep membeberkan persiapan pernikahannya dengan finalis Puteri Indonesia 2022, Erina Gudono.


Tips Investasi Saham ala Kaesang Pangarep: Ndak Perlu Embel-embel Anak Presiden

7 jam lalu

Tips Investasi Saham ala Kaesang Pangarep: Ndak Perlu Embel-embel Anak Presiden

Kaesang Pangarep selaku Brand Ambassador Saham Rakyat-aplikasi jual beli saham-membagikan tips untuk berinvestasi saham.


151 Jenazah Korban Gempa Cianjur Berhasil Diidentifikasi

7 jam lalu

151 Jenazah Korban Gempa Cianjur Berhasil Diidentifikasi

Tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi 151 jenazah korban Gempa Cianjur hingga hari ini.


Richard Eliezer Ungkap Ferdy Sambo Sempat Tertawa Saat Ceritakan Eksekusi Brigadir Yosua

8 jam lalu

Richard Eliezer Ungkap Ferdy Sambo Sempat Tertawa Saat Ceritakan Eksekusi Brigadir Yosua

Richard Eliezer menyatakan bahwa Ferdy Sambo tertawa saat menyatakan dirinya salah menggunakan senjata saat mengeksekusi Brigadir Yosua.