Kejaksaan Nyatakan Berkas Ferdy Sambo Cs Sudah P21

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Fadil Zumhana menyatakan berkas Ferdy Sambo Cs dalam perkara pembunuhan Brigadir Yosua dan obstruction of justice telah lengkap atau P21 di Kejaksaan Agung RI, Rabu, 28 September 2022. Tempo/Eka Yudha Saputra

TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung telah menetapkan berkas perkara pidana pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J atas tersangka Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Ma’ruf, Richard Eliezer, dan Ricky Rizal, dengan status P21 atau lengkap.

“Karena syarat formil sudah terpenuhi, kami menyatakan berkas perkara lima tersangka lengkap atau P21,“ Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Fadil Zumhana di Kejaksaan Agung RI, Rabu, 28 September 2022.

Selain berkas pidana lima tersangka, Jampidum juga menyatakan berkas perkara tujuh tersangka juga sudah P21. Fadil mengatakan Kejaksaan juga akan menggabungkan berkas perkara Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan dan obstruction of justice untuk mempersingkat persidangan.

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kejaksaan Agung Agnes Triani mengatakan pihaknya telah menerima berkas Ferdy Sambo Cs pada Rabu, 14 September 2022 lalu.

Ferdy Sambo diduga sebagai aktor utama pembunuhan Brigadir J, termasuk menyusun rekayasa skenario untuk menutupi aksinya, memerintahkan menghilangkan barang bukti, hingga menghalangi penyidikan. Ia bersama empat tersangka lain terlibat dalam perencanaan pembunuhan Yosua.

Ferdy Sambo memerintahkan ajudannya Bhayangkara Dua Richard Eliezer alias Bharada E untuk menembak Brigadir J.  Eksekusi dilakukan di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat sore, 8 Juli lalu.

Ferdy Sambo Cs disangka dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP, dalam tindak pidana turut serta atau bersama-sama atau memberi bantuan atau memberi kesempatan melakukan tindak pidana dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas/menghilangkan nyawa orang lain, dengan ancaman maksimal hukuman mati, atau penjara seumur hidup, atau 20 tahun perjara.

Baca juga: Kasus Obstruction of Justice Brigadir J Lambat Tuntas, Pemerhati Hukum Desak Jokowi Lakukan Terobosan






Richard Eliezer Ungkap Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Punya Lemari Penyimpanan Senjata Api

4 jam lalu

Richard Eliezer Ungkap Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Punya Lemari Penyimpanan Senjata Api

Richard Eliezer menyatakan melihat lemari penuh senjata api di kamar Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi


Ricky Rizal Bantah Cerita Richard Eliezer Soal Mau Menabrakan Mobil untuk Bunuh Brigadir Yosua

6 jam lalu

Ricky Rizal Bantah Cerita Richard Eliezer Soal Mau Menabrakan Mobil untuk Bunuh Brigadir Yosua

Ricky Rizal membantah kesaksian Richard Eliezer yang menyebut dirinya sempat memiliki ide untuk menabrakkan mobil demi membunuh Yosua.


Richard Eliezer Ungkap Ferdy Sambo Sempat Tertawa Saat Ceritakan Eksekusi Brigadir Yosua

7 jam lalu

Richard Eliezer Ungkap Ferdy Sambo Sempat Tertawa Saat Ceritakan Eksekusi Brigadir Yosua

Richard Eliezer menyatakan bahwa Ferdy Sambo tertawa saat menyatakan dirinya salah menggunakan senjata saat mengeksekusi Brigadir Yosua.


Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK Serahkan Alat Bukti Ini

8 jam lalu

Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK Serahkan Alat Bukti Ini

Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK membawa sejumlah alat bukti.


Richard Eliezer Ungkap Ide Ricky Rizal untuk Bunuh Yosua

8 jam lalu

Richard Eliezer Ungkap Ide Ricky Rizal untuk Bunuh Yosua

Richard Eliezer menyatakan bahwa Ricky Rizal memiliki ide untuk membunuh Yosua.


Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK Soal Tambang Batu Bara Ilegal Ismail Bolong

9 jam lalu

Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK Soal Tambang Batu Bara Ilegal Ismail Bolong

Kelompok yang menamakan dirinya sebagai Koalisi Solidaritas Pemuda Mahasiswa melaporkan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK.


Ferdy Sambo Sempat Minta Richard Eliezer Berbohong ke Kapolri

9 jam lalu

Ferdy Sambo Sempat Minta Richard Eliezer Berbohong ke Kapolri

Richard Eliezer mengaku sebelum bertemu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dia bertemu Ferdy Sambo. Di situ dia diminta tetap ikuti skenario.


Richard Eliezer Sebut Ferdy Sambo Tembak Brigadir Yosua saat Kondisi Masih Hidup

9 jam lalu

Richard Eliezer Sebut Ferdy Sambo Tembak Brigadir Yosua saat Kondisi Masih Hidup

Richard Eliezer menyatakan Brigadir Yosua ditembak Ferdy Sambo saat masih hidup.


Richard Eliezer Ungkap Alasannya Membuka Skenario Palsu Pembunuhan Brigadir Yosua yang Dibuat Ferdy Sambo

11 jam lalu

Richard Eliezer Ungkap Alasannya Membuka Skenario Palsu Pembunuhan Brigadir Yosua yang Dibuat Ferdy Sambo

Richard Eliezer mengaku mendapatkan terus mendapatkan mimpi buruk setelah ikut mengeksekusi Brigadir Yosua.


Richard Eliezer Ungkap Alasan Tak Tolak Perintah Ferdy Sambo untuk Tembak Yosua

12 jam lalu

Richard Eliezer Ungkap Alasan Tak Tolak Perintah Ferdy Sambo untuk Tembak Yosua

Richard Eliezer menyatakan pangkat dirinya dengan Ferdy Sambo bagikan langit dan bumi.