MAKI Sebut Lukas Enembe Terlacak Main Judi di 3 Negara Ini

Reporter

Editor

Amirullah

Foto diduga Lukas Enembe tengah berjudi di sebuah kasino di Singapura yang diunggah oleh akun Twitter @Murtadhaone1 pada Maret 2021. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan temuan penyetoran uang Rp 560 miliar dari Lukas ke kasino Judi, yang dibantah oleh kuasa hukumnya. Namun pengacaranya mengakui Lukas memang gemar berjudi di kasino. Twitter/@murtadhaone1

TEMPO.CO, Jakarta - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia menyatakan Gubernur Papua Lukas Enembe diduga bermain judi di 3 negara, yaitu Singapura, Malaysia, dan Filipina. MAKI menduga permainan judi ini tidak sembarangan, tetapi bermain di kasino dengan kelas VIP.

“Kami punya fotonya di ruang VIP yang khusus untuk level tinggi,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman lewat keterangannya, Ahad, 25 September 2022.

Cuplikan rekaman diduga Gubernur Lukas Enembe bermain judi di kasino pada 20 Juli 2022. Foto: MAKI

Boyamin menjelaskan di Filipina, Lukas Enembe diduga bermain di Solair Resort & Casino, Entertainment City. Sedangkan di Malaysia, dia bermain di Casino Genting Highland dan di Singapura diduga Lukas bermain judi di Hotel Crockford Sentosa. “MAKI mendapatkan data dari orang sekitarnya memang ada dugaan permainan judi di 3 negara,” kata dia.

Telisik Duit Judi

Untuk itu, Boyamin mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi harus mendalami kegiatan Lukas bermain judi ini, selain mendalami dugaan gratifikasi. Sumber duit untuk bermain judi, kata dia, harus ditelisik apakah dari kantong sendiri atau dari korupsi.

Boyamin juga meminta masyarakat, khususnya di Papua mendukung KPK dalam mengungkap kasus Lukas Enembe. Menurut dia, pengungkapan kasus ini akan mempengaruhi perbaikan kondisi ekonomi di Papua. “Masyarakat harus mendukung penegakan hukum ini demi kesejahteraan masyarakat Papua,” kata dia.

Cuplikan rekaman diduga Gubernur Lukas Enembe bermain judi di kasino pada 19 Juli 2022. Foto: MAKI

Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan juga menemukan dugaan aliran dana jumbo dari Lukas Enembe ke kasino-kasino judi di luar negeri. Lukas disebut menyetorkan dana hingga Rp 560 miliar ke rumah judi. Transaksi itu diduga dilakukan dalam kurun waktu yang relatif panjang, bukan satu kali transaksi.

Juru bicara Lukas Enembe, Muhammad Rifai Darus membantah tuduhan bahwa bosnya menyetorkan dana hingga ratusan miliar Rupiah. Dia mempertanyakan bagaimana Lukas bisa menaruh dana sebesar itu. “Bagaimana beliau membawa dana sebesar itu ke luar negeri, caranya bagaimana, lalu sumber dananya dari mana?” kata dia dalam wawancara dengan Majalah Tempo.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Daftar Pemenang Anti Corruption Film Festival 2022, KPK Punya Harapan Besar

5 jam lalu

Daftar Pemenang Anti Corruption Film Festival 2022, KPK Punya Harapan Besar

Anti Corruption Film Festival atau ACFFEST 2022 mengangkat tema "Berawal Dari Kita, Bangkit dan Bergerak Bersama Lawan Korupsi".


KPK Agendakan Pemanggilan Ulang Hakim Gazalba Saleh

2 hari lalu

KPK Agendakan Pemanggilan Ulang Hakim Gazalba Saleh

Gazalba Saleh ditetapkan tersangka oleh KPK pada 28 November 2022. Ia menjadi tersangka atas dugaan penerimaan suap.


KPK Dalami Pengakuan Rektor Unila Nonaktif Karomani soal Mahasiswa Titipan Zulhas

2 hari lalu

KPK Dalami Pengakuan Rektor Unila Nonaktif Karomani soal Mahasiswa Titipan Zulhas

KPK akan mendalami nama-nama pejabat yang disebut oleh Rektor Unila nonaktif Karomani dalam persidangan dalam perkara suap penerimaan mahasiswa.


Soal Pengacara Lukas Enembe yang Kedapatan Menemui Sejumlah Saksi, Ini Kata KPK

3 hari lalu

Soal Pengacara Lukas Enembe yang Kedapatan Menemui Sejumlah Saksi, Ini Kata KPK

KPK menyatakan masih menelusuri peristiwa pertemuan kuasa hukum Lukas Enembe dengan sejumlah saksi.


Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK, Apa Koleksi Mobilnya

3 hari lalu

Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK, Apa Koleksi Mobilnya

Dalam LHKPN, Kabareskrim Komjen Agus Andrianto memilki 1 mobil pada 2011 dan memiliki 2 mobil di LHKPN 2008.


Saksi Sebut Mardani Maming Paksa Pengalihan IUP Batubara

3 hari lalu

Saksi Sebut Mardani Maming Paksa Pengalihan IUP Batubara

Terdakwa kasus gratifikasi perizinan tamba Mardani Maming memaksa eks Kadis Pertandingan dan Energi untuk memproses pengalihan IUP dari BKPL ke PCN.


KPK Bakal Dalami Sejumlah Pejabat Titipkan Calon Maba di Unila

3 hari lalu

KPK Bakal Dalami Sejumlah Pejabat Titipkan Calon Maba di Unila

Karomani menyebut nama Zulkifli Hasan ikut menitipkan seseorang untuk dimasukkan sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Unila.


Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK Serahkan Alat Bukti Ini

4 hari lalu

Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK Serahkan Alat Bukti Ini

Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK membawa sejumlah alat bukti.


Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK Soal Tambang Batu Bara Ilegal Ismail Bolong

4 hari lalu

Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK Soal Tambang Batu Bara Ilegal Ismail Bolong

Kelompok yang menamakan dirinya sebagai Koalisi Solidaritas Pemuda Mahasiswa melaporkan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK.


KPK Ungkap Alasan Periksa Kuasa Hukum Lukas Enembe

4 hari lalu

KPK Ungkap Alasan Periksa Kuasa Hukum Lukas Enembe

Rening yang saat ditemui usai pemeriksaan kemarin di Gedung KPK berkata ia diperiksa soal profesinya sebagai kuasa hukum Lukas Enembe.