24 Tahun Partai Amanat Nasional, 50 Tokoh MARA Turut Deklarasikan PAN

Franky Sahilatua, dengan latar dari kiri: M. Hatta Rajasa, Ny. Kusnasriyati Sri Rahayu/Ny. Amien Rais, Amien Rais, dan Siswono Yudohusodo, menyanyi dalam rangka memeriahkan acara Deklarasi calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) Partai Amanat Nasional (PAN) di Gedung Joeang, Jakarta, 9 Mei 2004. TEMPO/Arie Basuki

TEMPO.CO, Jakarta -  Partai Amanat Nasional (PAN) adalah salah satu partai politik di Indonesia yang lahir pasca reformasi politik. Kelahiran PAN tidak bisa dilepaskan dari sosok Amien Rais dan 49 tokoh lainnya yang tergabung dalam Majelis Amanat Rakyat (MARA). Tokoh-tokoh tersebut lalu  mendeklarasikan terbentuknya PAN pada 23 Agustus 1998 atau 24 tahun lalu. Berikut adalah kilas balik sejarah pendirian PAN.

Dilansir pan.or.id, Majelis Amanat Rakyat (MARA) merupakan salah satu organ gerakan reformasi pada era pemerintahan Soeharto. Tidak sendirian, bersama dengan PPSK Yogyakarta, tokoh-tokoh Muhamadiyah, dan Kelompok Tebet, para tokoh MARA akhirnya membidani lahirnya Partai Amanat Nasional (PAN) antara lain Amien Rais, Faisal Basri,Hatta Rajasa, Goenawan Mohammad, Rizal Ramli, Abdillah Toha, Albert Hasibuan, Toety Heraty, Emil Salim, A.M. Fatwa, Zoemrotin, dan Alvin Lie Ling Piao.

Awalnya partai politik yang berasaskan Pancasila ini sepakat dibentuk dengan nama Partai Amanat Bangsa (PAB). Namun, setelah pertemuan 5-6 Agustus 1998 di Bogor nama tersebut berubah menjadi Partai Amanat Nasional (PAN).

PAN akhirnya dideklarasikan pada 23 Agustus 1998 di Istora Senayan Jakarta. Momentum pendeklarasian partai ini dihadiri oleh ribuan massa. Partai ini memiliki azas “Ahlak Politik Berlandaskan Agama yang Membawa Rahmat bagi Sekalian Alam”. Pengesahan pendirian PAN ditetapkan melalui  peraturan Depkeh HAM No. M-20.UM.06.08 tanggal 27 Agustus 2003.

PAN memulai debutnya di belantika politik Tanah Air pada Pemilu 1999 dengan meraup suara sebesar 7,1 persen dan mendapatkan perolehan 34 kursi di DPR. Kemudian, pada Pemilu 2004, parpol ini berhasil mempertahankan eksistensinya dengan mendapatkan suara sebesar 6,4 persen dan 53 kursi di parlemen. Masih di momentum yang sama, PAN mengajukkan nama Amien Rais bersama Siswono Yudohusodo sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden. Namun, kandidat pasangan ini hanya mampu mengumpulkan suara sebesar 14,66 persen saja sehingga berada di posisi urutan ke-4 dan ke-5.

Selanjutnya, pada Pemilu 2009 PAN berhasil menduduki parpol peringkat ke- 5 dengan meraih suara sebesar 6,0 persen dan 43 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pada Pemilu 2014, PAN mengusung nama Hatta Rajasa sebagai calon wakil presiden (cawapres) berpasangan dengan calon presiden (capres) Prabowo Subianto dari Gerindra.

Namun, pasangan ini gagal karena dimenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla. Meskipun demikian, PAN berhasil menaikkan perolehan suaranya dengan mendapatkan suara sebesar 7,6 persen dan 48 kursi di DPR.

Dan, di akhir masa jabatan periode kedua Jokowi - Ma'ruf Amin, PAN merapat ke pemerintahan dan memperoleh posisi Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan yang saat ini Ketua Umum PAN.

NAOMY A. NUGRAHENI 

Baca: PAN Setelah Amien Rais Dirikan Partai Ummat, Saiful Mujani: Jika Suara Pecah Bisa Tak Lolos ke Senayan

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Langkahi Kakak-kakak Erina yang Belum Menikah, Kaesang Pangarep Wajib Lakukan Hal Ini

5 jam lalu

Langkahi Kakak-kakak Erina yang Belum Menikah, Kaesang Pangarep Wajib Lakukan Hal Ini

Sesuai adat Jawa, Kaesang Pangarep wajib melalui satu tradisi yakni memberikan barang sebagai simbol ke kakak-kakak Erina Gudono karena belum menikah.


Mentan: Bukan Masalah Impor Beras atau Tidak, Tapi Kenapa Harga Naik

6 jam lalu

Mentan: Bukan Masalah Impor Beras atau Tidak, Tapi Kenapa Harga Naik

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengaku selama ini tak pernah mempermasalahkan apakah pemerintah mengambil kebijakan impor beras atau tidak.


Hubungan Bilateral Sangat Erat, Dubes AS: Joe Biden Berkomitmen Bantu Transportasi Rendah Emisi di RI

6 jam lalu

Hubungan Bilateral Sangat Erat, Dubes AS: Joe Biden Berkomitmen Bantu Transportasi Rendah Emisi di RI

"Presiden Joe Biden berkomitmen membantu meningkatkan transportasi rendah emisi di Indonesia," kata Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia.


Inilah Sejarah Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

9 jam lalu

Inilah Sejarah Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

Sejarah pembangunan Pura Mangkunegaran, lokasi pernikahan Kaesang-Erina, erat kaitannya dengan berdirinya Kadipaten Mangkunegaran.


Terkini Bisnis: Jokowi Ingatkan Soal HItungan Beras, Erick Thohir Blacklist Pejabat BUMN Bermasalah

10 jam lalu

Terkini Bisnis: Jokowi Ingatkan Soal HItungan Beras, Erick Thohir Blacklist Pejabat BUMN Bermasalah

Berita terkini bisnis hingga petang ini dimulai dari permintaan Jokowi ke seluruh jajarannya agar benar-benar menghitung stok dan kebutuhan beras.


Jokowi Wanti-wanti Soal Hitungan Soal Beras: Jangan Sampai Keliru, Tidak Ada Cadangan ...

10 jam lalu

Jokowi Wanti-wanti Soal Hitungan Soal Beras: Jangan Sampai Keliru, Tidak Ada Cadangan ...

Jokowi meminta ke seluruh jajarannya untuk memastikan kebutuhan pasokan beras nasional tercukupi, terutama dalam menghadapi ancaman krisis pangan.


Pendanaan JETP Rp 310 Triliun Ditindaklanjuti pada 2023, Airlangga: Terima Kasih Amerika dan G7

11 jam lalu

Pendanaan JETP Rp 310 Triliun Ditindaklanjuti pada 2023, Airlangga: Terima Kasih Amerika dan G7

Airlangga Hartarto memastikan pemerintah Indonesia akan menindaklanjuti komitmen pendanaan JETP dan proyek infrastruktur infrastruktur hasil KTT G20.


Deretan Pejabat yang akan Hadir dan Terlibat dalam Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono

11 jam lalu

Deretan Pejabat yang akan Hadir dan Terlibat dalam Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono

Sedikitnya ada tiga pejabat negara yang akan hadir dan terlibat langsung dalam akad nikah Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.


Pesta Ngunduh Mantu, Kaesang Pangarep Bakal Bagikan Produk Usahanya Gratis ke Warga Solo

12 jam lalu

Pesta Ngunduh Mantu, Kaesang Pangarep Bakal Bagikan Produk Usahanya Gratis ke Warga Solo

Kaesang Pangarep juga mengajak para pelaku UMKM binaannya untuk ikut menampilkan produk andalannya saat acara Ngunduh Mantu.


Jokowi Minta Para Menteri Hilangkan Ego Sektoral

12 jam lalu

Jokowi Minta Para Menteri Hilangkan Ego Sektoral

Jokowi meminta para menteri melakukan konsolidasi data, konsolidasi konsolidasi kebijakan