Survei Indopol Temukan Tren Kepuasan Publik terhadap Kinerja Jokowi Menurun

Reporter

Editor

Amirullah

Presiden Joko Widodo (tengah) menerima ajakan berswafoto warga usai acara pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) perseorangan tahun 2022 di Jakarta, Rabu 13 Juli 2022. Presiden Joko Widodo memberikan Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada 2.500 pelaku UMK dari Provinsi DKI Jakarta dan sekitarnya. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

TEMPO.CO, Jakarta - Hasil survei Indopol Survey & Consulting menunjukkan tren kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi mengalami penurunan sebesar 6,51 persen dari 72,93 persen pada Januari 2022 menjadi 66,42 persen di Juni 2022.

Sebaran wilayah tingkat kepuasan kinerja Jokowi yang puas dan sangat puas merata di pedesaan dan perkotaan meskipun lebih banyak di wilayah pedesaan. Sementara untuk wilayah provinsi, tersebar di Jawa Tengah-DIY, Jawa Timur, Bali-NTT-NTB, Maluku-Papua dan Banten. Sementara yang menyatakan tidak puas di provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan wilayah Sumatera.

Direktur Eksekutif Indopol Survey and Consulting Ratno Sulistiyanto menilai, tren penurunan ini cukup janggal karena terjadi saat kondisi perekonomian sudah mulai pulih pasca pandemi.

"Wajar jika dipertanyakan mengapa persepsi ini muncul? Kami menilai, jelas bahwa ekonomi bukan faktor utama yang menyebabkan turunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi," ujar Ratno.

Menurut Ratno, menurunya tingkat kepuasan publik akan kinerja Jokowi dipicu menurunnya kepercayaan terhadap penegakan hukum dan penyelenggaraan demokrasi.

Hasil survei Indopol menunjukkan tren kepuasan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia pada Juni 2022 turun sebesar 7,48 persen (dari 64,55 persen ke 57,07 persen) dibandingkan Januari 2022. 

Tren kepuasan publik terhadap pelaksanaan demokrasi di Indonesia pada Juni 2022 juga cenderung turun sebesar 5,69 persen (dari 70,0 persen ke 64,39 persen) dibandingkan Januari 2022.

Tingkat kepuasan publik tertinggi adalah dalam hal menjaga kerukunan hidup beragama (81,87 persen), pelayanan publik (74,80 persen), infrastruktur (74,31 persen), jaring pengaman sosial (71,30 persen), pengembangan UMKM (68,86 persen), penegakan hukum dan HAM (67,32 persen), penanganan kriminalitas (67,7 persen) dan ketersediaan BBM dan listrik (65,12 persen).

Sementara raport merah diberikan dalam hal pemulihan ekonomi pasca pandemi (61,22 persen), pemberantasan korupsi (53,74 persen), pembukaan lapangan kerja (52,28 persen) dan penanganan pengangguran dan kemiskinan (49,84 persen).

Survei Indopol ini dilakukan pada 24 Juni - 1 Juli 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 1.230 responden per provinsi dan margin of error (MoE) +/- 2,8 persen. Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner. Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Mentan Akan Tarik Penyuluh Pertanian Jadi Pegawai Kementerian

1 jam lalu

Mentan Akan Tarik Penyuluh Pertanian Jadi Pegawai Kementerian

Mentan mengaku, ia telah menyampaikan keinginan itu sejak bertahun-tahun lalu.


Penjelasan Setpres soal Momen Jokowi Tak Salami Kapolri di HUT TNI

1 jam lalu

Penjelasan Setpres soal Momen Jokowi Tak Salami Kapolri di HUT TNI

Kejadian tersebut terjadi selepas Jokowi menyaksikan parade defile dari TNI dari atas mimbar yang ada di depan Istana.


Bicara Konflik Geopolitik, Jokowi: Multilateralisme Jalan Paling Efektif

2 jam lalu

Bicara Konflik Geopolitik, Jokowi: Multilateralisme Jalan Paling Efektif

Jokowi menganggap tidak ada satu masalah pun yang bisa diselesaikan sendiri oleh satu negara atau beberapa negara.


PSSI Sebut FIFA Akan Beri Pendampingan untuk Reformasi Sepak Bola Indonesia

2 jam lalu

PSSI Sebut FIFA Akan Beri Pendampingan untuk Reformasi Sepak Bola Indonesia

Presiden Jokowi sebelumnya meminta agar stadion di Indonesia untuk diaudit. PSSI menyatakana akan melibatkan FIFA.


Ide Gila Memperpanjang Kekuasaan Jokowi

3 jam lalu

Ide Gila Memperpanjang Kekuasaan Jokowi

Gagasan memperpanjang kekuasaan Presiden Jokowi tak pernah berhenti. Belakangan, muncul rencana mendorong Jokowi berlaga dalam Pemilu 2024.


Ini Kata Anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan Soal Kehadiran Anak di Stadion

3 jam lalu

Ini Kata Anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan Soal Kehadiran Anak di Stadion

Dalam tragedi Kanjuruhan tidak hanya penonton dewasa yang meninggal, tapi juga ada anak-anak.


Anies Baswedan Lengser 10 Hari Lagi, PSI Desak Tito Karnavian Umumkan Penggantinya

6 jam lalu

Anies Baswedan Lengser 10 Hari Lagi, PSI Desak Tito Karnavian Umumkan Penggantinya

Ketua DPW PSI DKI Jakarta Michael Victor Sianipar mendesak Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sesegera mungkin mengumumkan pengganti Anies Baswedan.


Teken Kepres TGIPF Kanjuruhan, Jokowi Jamin Keamanan Anggota Tim

7 jam lalu

Teken Kepres TGIPF Kanjuruhan, Jokowi Jamin Keamanan Anggota Tim

Presiden Jokowi resmi meneken Kepres TGIPF Tragedi Kanjuruhan yang diketahui Mahfud Md. Tim dijamin keamanannya dalam melaksanakan tugas.


Temui Presiden FIFA, Erick Thohir Sampaikan Surat Jokowi tentang Tragedi Kanjuruhan

19 jam lalu

Temui Presiden FIFA, Erick Thohir Sampaikan Surat Jokowi tentang Tragedi Kanjuruhan

Erick Thohir bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino di Qatar, pada Rabu, 5 Oktober 2022. Membahas soal tragedi Kanjuruhan?


Besuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Tanyakan Kronologi Kejadian

20 jam lalu

Besuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Tanyakan Kronologi Kejadian

Jokowi membesuk para korban selamat dalam tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Saiful Anwar,